Liputan6.com, Jakarta - Jaecoo Indonesia kembali memperkuat lini kendaraan elektrifikasinya dengan menghadirkan mobil listrik terbaru yang akan menjadi salah satu andalan di pasar Tanah Air. Model ini diposisikan berada di atas Jaecoo J5 dan menyasar konsumen yang aktif, menyukai sensasi berkendara, serta ingin tampil berbeda.
Mobil listrik anyar tersebut mengandalkan kombinasi desain futuristis bergaya Cyber Mecha, performa kompetitif, teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga daya jelajah yang mencapai 553 kilometer dalam sekali pengisian baterai.
Advertisement
Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdian Tirto, mengatakan bahwa model terbaru ini tidak hanya ditujukan bagi konsumen muda dari sisi usia, tetapi juga mereka yang memiliki karakter dinamis dan tetap menikmati pengalaman mengemudi.
"Kalau untuk target konsumen, yang pasti orang-orang yang ingin tampil stand out, masih hobi menyetir sendiri, dan masih antusias mengemudi. Sebenarnya tidak hanya orang muda, tapi yang punya jiwa muda lebih cocok," ujar Ryan di PIK 2, Tangerang, Banten, Senin (27/7/2026).
Salah satu daya tarik utama mobil listrik terbaru Jaecoo adalah bahasa desain Cyber Mecha yang diklaim memberikan karakter berbeda dibanding para kompetitor.
Ryan menjelaskan, konsep tersebut diwujudkan melalui garis-garis bodi yang tegas dari bagian depan hingga belakang kendaraan. Karakter agresif juga diperkuat lewat desain lampu yang tampil lebih tajam.
"Cyber Mecha ini benar-benar tajam sampai ke dalam, sampai ke belakang, termasuk desain lampunya. Itu yang menjadi ciri khas mobil ini," jelasnya.
Selain tampilan eksterior yang modern, mobil ini juga dibekali panoramic glass yang membentang dari depan hingga belakang kabin.
Menurut Ryan, kaca panoramic tersebut telah menggunakan material dengan perlindungan anti-UV sehingga mampu mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam kabin dan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
Tidak hanya mengandalkan desain, Jaecoo juga membekali mobil listrik barunya dengan performa yang kompetitif.
Mobil ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 7,1 detik, menjadikannya salah satu yang tercepat di kelasnya.
Sementara itu, sektor baterai menjadi salah satu keunggulan utama dengan kemampuan menempuh perjalanan hingga 553 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Untuk mendukung mobilitas pengguna, Jaecoo juga telah menyematkan fitur DC Fast Charging dengan kemampuan pengisian hingga 119 kW, sehingga proses pengisian baterai menjadi lebih singkat dan efisien.
Ryan menegaskan bahwa kombinasi desain, performa, dan teknologi baterai menjadi nilai jual utama mobil listrik terbaru tersebut.
Selain performa dan baterai, Jaecoo juga menghadirkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara lebih praktis.
Harga Belum Diumumkan
Ryan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan survei kepada calon konsumen di Indonesia terkait penerapan AI pada kendaraan.
"AI masih menjadi tren yang relatif baru di Indonesia. Mungkin baru satu sampai dua tahun terakhir dan belum semua orang familiar," ujarnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, konsumen menginginkan fitur AI yang benar-benar mempermudah aktivitas selama berkendara.
Beberapa fungsi yang disiapkan antara lain memberikan rekomendasi lokasi tujuan, menjalankan navigasi melalui perintah suara, mengatur suhu AC, mengaktifkan ventilated seat, hingga mengoperasikan sistem hiburan tanpa harus menyentuh layar.
Menariknya, mobil listrik terbaru Jaecoo ini juga sudah dibekali fitur multi voice command. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna memberikan beberapa instruksi suara secara berurutan tanpa harus mengaktifkan ulang sistem.
Berbeda dengan voice command konvensional yang hanya mampu menjalankan satu instruksi dalam satu waktu, fitur ini dapat mengeksekusi beberapa perintah sekaligus sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih praktis dan efisien.
Saat ini Jaecoo baru menyiapkan satu varian untuk model tersebut. Menurut Ryan, perusahaan akan terlebih dahulu memantau respons pasar Indonesia sebelum mempertimbangkan penambahan varian baru.
"Kami akan melihat dulu respons customer di Indonesia seperti apa, nanti pasti akan kami evaluasi," katanya.
Untuk pilihan warna, Jaecoo menyiapkan empat opsi. Namun, pada tahap awal pemesanan baru tersedia warna putih, hitam, dan biru yang menjadi hero color. Sementara satu warna spesial akan diperkenalkan pada kesempatan berikutnya.
Mengenai harga, Jaecoo masih merahasiakannya. Informasi resmi terkait banderol mobil listrik terbaru ini dijadwalkan akan diumumkan pada ajang GIIAS 2026.