Prabowo Minta Kampus dan PT PAL Bangun Industri Perkapalan Nasional

Prabowo meminta perguruan tinggi berkolaborasi dengan PT PAL untuk mengembangkan industri perkapalan nasional guna memenuhi kebutuhan kapal dalam negeri sekaligus membuka lapangan kerja.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 27 Juli 2026, 18:24 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi bersinergi dengan PT PAL untuk memperkuat industri perkapalan nasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kapal dalam negeri sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja baru.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7/2026).

"Jadi kami diminta menyiapkan karena kan kebutuhan kapal Indonesia ini sebenarnya besar sekali. Harapannya ke depan industri kapal kita tumbuh," kata Brian usai rapat.

Menurut Brian, perguruan tinggi akan didorong memfokuskan penelitian dan pengembangan teknologi di bidang perkapalan agar dapat menjawab kebutuhan industri nasional. Hasil riset tersebut nantinya akan disinergikan dengan PT PAL untuk memperkuat kemampuan industri galangan kapal dalam negeri.

"Bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita, sehingga membuka lapangan kerja dan juga kebutuhan kita bisa dipenuhi dalam industri dalam negeri," ujarnya.

Brian mengatakan kebutuhan kapal di Indonesia sangat besar, mulai dari kapal penumpang hingga kapal untuk mendukung distribusi logistik. Besarnya permintaan tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperkuat industri perkapalan nasional.

"Kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit," katanya.

 

Tingkatkan Kapasitas Galangan Kapal Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan pemerintah juga berupaya meningkatkan kapasitas galangan kapal nasional, baik yang dikelola BUMN maupun swasta.

"Kita juga ada galangan-galangan kapal baik itu BUMN maupun swasta nasional yang selama ini kita ingin coba tingkatkan. Kita ingin coba majukan sehingga penerapan pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan Indonesia, tetapi juga sesuai dengan standar yang baik, yang standar internasional," tutur Rosan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya