Tiga Cara Simpel Cegah Kulit Kusam saat Naik Motor

Aktivitas berkendara di bawah terik matahari dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko kulit menjadi belang, kusam, hingga mengalami penuaan dini

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 28 Juli 2026, 20:17 WIB
Ilustrasi pengendara wanita mengendarain sepdah motor di bawah terik matahari. (wahanahonda.com)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kini memasuki musim kemarau dengan suhu udara yang cenderung lebih panas. Kondisi ini membuat pengendara sepeda motor menghadapi tantangan tambahan, bukan hanya dari sisi keselamatan berkendara, tetapi juga kesehatan kulit akibat paparan sinar matahari, debu, dan polusi.

Aktivitas berkendara di bawah terik matahari dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko kulit menjadi belang, kusam, hingga mengalami penuaan dini.

Belum lagi paparan debu dan polusi jalanan yang dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.

Karena itu, selain menggunakan perlengkapan berkendara yang aman, pengendara juga perlu memberikan perlindungan ekstra bagi kulit.

Berikut tiga tips sederhana yang dibagikan Honda agar kulit tetap sehat selama berkendara di musim kemarau.

Gunakan Sunscreen untuk Melindungi Kulit dari Sinar UV

Paparan sinar ultraviolet (UV) menjadi salah satu penyebab utama kerusakan kulit, mulai dari warna kulit yang tidak merata hingga munculnya tanda-tanda penuaan dini.

Sebelum berkendara, gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 atau SPF 50 pada area yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, dan tangan. Jika perjalanan berlangsung cukup lama, aplikasikan kembali sunscreen setiap dua hingga tiga jam agar perlindungannya tetap optimal.

Selain sunscreen, gunakan jaket berkendara berbahan nyaman dengan warna cerah.

Jaket berwarna terang dinilai lebih efektif memantulkan panas dibandingkan warna gelap sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat berkendara di bawah cuaca terik.

 

Cegah Debu dan Polusi Memicu Jerawat

Tak hanya sinar matahari, debu dan polusi di jalan juga dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit. Partikel kotoran yang menempel pada wajah berpotensi menyumbat pori-pori sehingga memicu timbulnya jerawat.

Untuk meminimalkan paparan tersebut, pengendara disarankan menggunakan masker selama perjalanan. Menutup visor helm atau menggunakan helm full face juga dapat memberikan perlindungan lebih maksimal pada area wajah.

Setelah tiba di tujuan, segera bersihkan wajah menggunakan micellar water atau facial wash untuk mengangkat debu, minyak, dan keringat yang menempel di kulit sehingga pori-pori tetap bersih.

 

Simpan Skincare di Bagasi Motor

Perlengkapan perawatan kulit juga perlu disimpan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga. Hindari meletakkan produk skincare di tempat yang terkena paparan sinar matahari secara langsung karena suhu tinggi dapat memengaruhi kandungan di dalamnya.

Pengendara dapat memanfaatkan bagasi motor untuk menyimpan sunscreen, skincare pouch, botol minum, maupun jaket cadangan. Dengan penyimpanan yang tepat, perlengkapan tersebut tetap terlindungi sekaligus mudah dijangkau saat dibutuhkan.

Menjaga kesehatan kulit selama musim kemarau menjadi bagian penting dari kenyamanan berkendara. Dengan menerapkan tiga langkah sederhana tersebut, pengendara dapat mengurangi risiko kulit belang, kusam, maupun berjerawat akibat paparan sinar matahari dan polusi.

Selain mendukung keselamatan di jalan, perlindungan terhadap kulit juga membantu menjaga penampilan tetap segar meski harus beraktivitas menggunakan sepeda motor di tengah cuaca panas.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya