Liputan6.com, Jakarta - New York kembali menghadirkan cara baru menikmati perpaduan seni dan mode. adidas meluncurkan koleksi adidas Originals Sport dengan cara yang tak biasa melalui pertunjukan vertikal di fasad kaca The Edge, Hudson Yards, Manhattan.
Alih-alih catwalk konvensional, empat penari perempuan mengeksekusi koreografi di ketinggian sekitar 1.300 kaki (hampir 400 meter) dari permukaan tanah. Tanpa terlihat ada rasa takut, ke empat penari tersebut menciptakan ilusi seolah mereka berlari dan menari di jendela pencakar langit.
Advertisement
Format pertunjukkan vertikal ini dipilih bukan tanpa alasan. Brand asal Jerman ini memilih format nonkonvensional untuk menyoroti pertemuan olahraga, kreativitas, dan ekspresi diri. Gerak para performer di kaca jendela gedung secara vertikal sekaligus menampilkan fleksibilitas pakaian dan filosofi kebebasan bergerak yang menjadi inti koleksi tersebut.
Pertunjukan Vertikal di The Edge
The Edge, salah satu dek observasi tertinggi di Belahan Barat, dipilih karena menawarkan panorama Manhattan yang dramatis. Fasad kacanya menjadi kanvas tempat para performer bergerak secara vertikal, menghadirkan pengalaman visual yang berbeda dari pertunjukan mode pada umumnya.
Keempat performer merupakan penari profesional berbasis New York City dengan latar belakang seni pertunjukan kontemporer dan aerial performance. Mereka dipilih karena kemampuan teknis serta pengalaman dalam koreografi berbasis ketinggian yang menuntut kekuatan fisik dan presisi gerakan di ruang vertikal yang tidak biasa.
Gerakan mereka dieksekusi dengan dukungan tali pengaman, dirancang menyerupai tarian kontemporer di udara. Pendekatan ini menempatkan tubuh dan kostum dalam dialog langsung dengan arsitektur, sekaligus menegaskan karakter dinamis koleksi yang dipresentasikan.
Originals Sport: Sport Style Untuk Perempuan
Koleksi adidas Originals Sport yang diperkenalkan melalui aksi vertikal ini membawa pesan tentang perempuan modern yang aktif dan percaya diri. Desainnya memadukan DNA klasik tiga garis dengan material performa yang mendukung kebutuhan aktivitas harian.
Menurut adidas, lini ini lahir dari warisan desain khas mereka yang dipertemukan dengan teknologi material modern untuk menunjang mobilitas tinggi. Koleksi dirancang relevan dikenakan dari pagi hingga malam hari tanpa mengorbankan kenyamanan.
Acara turut dihadiri sejumlah figur publik, di antaranya atlet Olimpiade Anna Hall, penyanyi Coco Jones, Lori Harvey, dan Camila Marrone. Mereka tampil mengenakan berbagai gaya dari koleksi terbaru, menegaskan bahwa busana olahraga kini hadir sebagai bagian dari gaya hidup urban yang modis.
Arsitektur Kota Jadi Panggung
Selama ini New York dikenal sebagai salah satu ibu kota fashion dunia. Kali ini, arsitektur kota ikut menjadi bagian dari panggung, mencerminkan bagaimana dunia mode semakin mengeksplorasi cara berinteraksi dengan publik melalui pengalaman imersif di ruang terbuka.
Alih-alih hanya memamerkan potongan pakaian di atas panggung, adidas memadukan koreografi, arsitektur, dan lanskap kota sehingga peluncuran koleksi tampil seperti karya seni pertunjukan.
Aksi vertikal di jendela pencakar langit New York tersebut langsung menjadi sorotan media internasional. Di tengah gemerlap langit Manhattan, pertunjukan ini menyoroti bagaimana batas antara olahraga, seni, arsitektur, dan fashion kian memudar.