Liputan6.com, Jakarta - Harga emas batangan yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) anjlok signifikan pada perdagangan Jumat (23/7/2026). harga emas antam hari ini tersungkur Rp 35.000 per gram.
Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas antam hari ini dipatok Rp 2.605.000 per gram. Pada perdagangan Kamis kemarin, harga logam mulia ini dipatok sebesar Rp 2.605.000 per gram.
Advertisement
Koreksi ini juga dialami oleh harga buyback (beli kembali) emas Antam, bahkan dengan penurunan yang lebih besar. Harga buyback emas Antam turun Rp 50.000 menjadi Rp 2.345.000 per gram. Dengan demikian, bagi Anda yang ingin menjual kembali logam mulia tersebut, Antam akan membelinya di harga Rp 2.345.000 per gram.
Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga acuan yang berlaku apabila pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya ke pihak Antam. Adapun harga emas batangan ini bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Sebagai catatan historis, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026. Kala itu, harga emas meroket hingga menembus Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback berada di level Rp 2.989.000 per gram.
Seluruh informasi mengenai pergerakan harga ini bersumber langsung dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, sehingga data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas tinggi bagi masyarakat.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (Jumat, 24 Juli 2026):
- 0,5 gram: Rp 1.352.500
- 1 gram: Rp 2.605.000
- 2 gram: Rp 5.160.000
- 3 gram: Rp 7.722.000
- 5 gram: Rp 12.840.000
- 10 gram: Rp 25.600.000
- 25 gram: Rp 63.835.000
- 50 gram: Rp 127.505.000
- 100 gram: Rp 254.860.000
- 250 gram: Rp 636.840.000
- 500 gram: Rp 1.273.400.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.545.600.000.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, harga emas dunia anjlok lebih dari 2% pada Kamis, 23 Juli 2026. Harga emas turun dari level tertinggi dalam dua minggu. Tekanan terhadap harga emas terjadi lantaran konflik di Timur Tengah mendorong harga energi lebih tinggi. Hal itu memicu kekhawatiran inflasi, dan memperkuat harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) pada 2026.
Mengutip CNBC, Jumat, (24/7/2026), harga emas spot turun 2,1% menjadi US$ 4.041,59 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak 7 Juli pada Rabu pekan ini. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 2,6% menjadi US$ 4.043,50.
Di sisi lain, dolar AS naik 0,3%, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS menjadi mahal bagi pembeli di luar negeri. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun.
“Harga minyak mentah yang lebih tinggi mendorong kenaikan imbal hasil obligasi karena anggapan bahwa bank sentral tidak akan mampu menurunkan suku bunga mereka akibat inflasi yang bermasalah, dan kenaikan imbal hasil obligasi adalah musuh bagi para pelaku pasar emas dan perak karena emas dan perak tidak memberikan imbal hasil,” ujar Analis American Gold Exchange, Jim Wyckoff.
Harga minyak mentah Brent mencapai US$ 100 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Mei setelah Houthi Yaman mengatakan menyerang dua kapal tanker minyak Saudi. Hal itu meningkatkan kekhawatiran bahwa gangguan terhadap pasokan minyak global dapat menyebar di luar Selat Hormuz.
Sentimen Harga Emas Lainnya
Harga minyak yang tinggi telah membebani harga emas karena meningkatkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama, yang cenderung mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Investor kini menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve AS dan komentar Ketua Kevin Warsh setelah pertemuan kebijakan dua hari bank sentral minggu depan.
Para pedagang memperkirakan sekitar 80% kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada September, naik dari 68% pada hari Rabu, menurut alat CME FedWatch.
“Pasar memperkirakan tidak akan ada perubahan suku bunga (minggu depan), mungkin sedikit kecenderungan hawkish dalam retorika. Tetapi jika Fed secara mengejutkan condong ke arah dovish atau hawkish, pasar akan bereaksi,” kata Wyckoff.