Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Jumat (24/7/2026), pukul 05.58.34 WIB.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 24 Juli 2026, 07:06 WIB
Gempa Magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Jumat (24/7/2026), pukul 05.58.34 WIB. (Liputan6.com/ Dok BMKG)

Liputan6.com, Jakarta - Gempa Magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, Jumat (24/7/2026), pukul 05.58.34 WIB. Badan Meteorologi Kliamtologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo 5,7 pada kedalaman 27 km.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.75° LU ; 126,33° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 km barat daya Ternate, Maluku Utara. Hasil pemodelan tsunami menunjukakan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Direktur Gempa dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan pada skala MMI, antara lain:

1. V MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan) di Pulau Batang Dua, Kota Ternate

2. IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Kayoa, Halmahera Selatan; Kota Ternate; Kota Tondano

3. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Pulau Ternate, Kota Ternate; Kota Tidore; Kota Jailolo; Kota Bitung.

Hingga pukul 06.25.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya