Turki Resmi Jadi Mitra Dialog ASEAN

Turki sebelumnya berstatus mitra dialog sektoral ASEAN.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 23 Juli 2026, 07:00 WIB
Para Menlu ASEAN bertepuk tangan seusai berfoto bersama perwakilan badan HAM ASEAN di Manila, Filipina, Senin (20/7/2026). (Dok. Ezra Acayan/Pool Photo via AP)

Liputan6.com, Manila - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan pada Selasa (21/7/2026) menyambut keputusan ASEAN menerima negaranya sebagai mitra dialog ke-12. Keputusan itu diumumkan Menlu Filipina Ma. Theresa P. Lazaro dalam Pertemuan Menlu ASEAN di Manila, Filipina.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform media sosial X, Menlu Fidan menyebut keputusan para menlu ASEAN tersebut sebagai "pencapaian penting lainnya" di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Fidan mengatakan status mitra dialog merupakan tingkatan hubungan tepat di bawah keanggotaan penuh ASEAN. Sebelum Turki, status itu telah diberikan kepada 11 negara.

Ia berterima kasih kepada para menteri luar negeri ASEAN, Filipina sebagai ketua ASEAN saat ini, serta Sekretariat ASEAN atas dukungan terhadap permohonan Turki yang diajukan pada 2024.

Menurut Fidan, status baru tersebut akan memperkuat keterlibatan jangka panjang Turki di kawasan Asia Pasifik sekaligus mempererat kerja sama politik dan ekonomi dengan ASEAN.

Ia mencatat nilai perdagangan Turki dengan negara-negara anggota ASEAN meningkat dari US$ 6,5 miliar menjadi US$ 16 miliar sejak kedua pihak menjalin hubungan resmi pada 2010.

Fidan menambahkan, status mitra dialog akan semakin memperkuat kerja sama politik dan ekonomi Turki dengan kawasan yang dihuni hampir 700 juta orang dan memiliki total perekonomian senilai lebih dari US$ 4 triliun.

Kementerian Luar Negeri Turki dalam pernyataan terpisah menyatakan status baru ini akan semakin memajukan kerja sama strategis dengan ASEAN melalui Inisiatif Asia Anew, kebijakan Turki untuk mempererat hubungan dengan negara-negara Asia.

Menurut Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina, ASEAN turut memberikan status mitra dialog sektoral kepada Jerman dan Qatar.

"Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan yang terus diberikan para mitra kepada ASEAN. Kami juga memandangnya sebagai langkah positif untuk mewujudkan aspirasi yang tertuang dalam Visi Komunitas ASEAN 2045," kata Lazaro dalam konferensi pers, seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Filipina saat ini memegang jabatan ketua ASEAN, yang beranggotakan 11 negara.

Lazaro menjelaskan Jerman memperoleh status mitra dialog sektoral karena telah lama mendukung ASEAN.

Sementara itu, Qatar mendapat status yang sama karena kerja samanya dengan ASEAN terus berkembang dalam berbagai bidang, termasuk diplomasi, pembangunan, bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan konektivitas.

 

Perjalanan Turki Jadi Mitra Dialog ASEAN

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan, menurut kantor berita Bernama, mengatakan penerimaan Turki sebagai mitra dialog telah disepakati tahun lalu ketika Malaysia menjadi ketua ASEAN.

Ia juga mengatakan negara-negara anggota ASEAN telah menunjuk Malaysia sebagai koordinator hubungan ASEAN–Turki.

Turki mulai menjalin hubungan resmi dengan ASEAN dan menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama pada 2010. Traktat tersebut merupakan salah satu dokumen dasar ASEAN.

Turki kemudian menjadi mitra dialog sektoral ASEAN pada 2017 dan mengajukan permohonan untuk menjadi mitra dialog pada 2024.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan negara-negara Asia, termasuk anggota ASEAN, melalui Inisiatif Asia Anew yang diluncurkan pada 2019.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya