Sekolah Rakyat Punya Lapangan Standar FIFA

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tembus 90%. Dilengkapi lapangan standar FIFA di Jember, gedung anyar ini mulai dipakai untuk MPLS.

oleh Idris Rusadi PutraDiterbitkan 22 Juli 2026, 18:44 WIB
Sekolah Rakyat. (Ist)

 

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II terus menunjukkan kemajuan pesat. Proyek sarana pendidikan milik pemerintah ini mayoritas telah menembus progres pengerjaan di atas 90 persen, bahkan dilengkapi fasilitas olahraga megah berstandar internasional seperti lapangan sepak bola standar FIFA.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa sebagian besar gedung Sekolah Rakyat yang selesai terbangun kini bahkan sudah mulai dimanfaatkan untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Sudah lumayan tinggal sisa 11 Sekolah Rakyat yang belum (terbangun). Untuk yang 11 itu boleh dibilang masih di level di bawah 90 persen, yang lainnya sudah 90 persen plus," ujar Dody di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2026). 

Dody menambahkan, pihaknya terus mendorong percepatan agar sisa pengerjaan dapat tuntas tepat waktu tanpa mengurangi mutu bangunan.

"Sekarang buktinya sudah banyak dipakai sebagai apa masa pengenalan lingkungan sekolah. Kita upayakan secara persuasif supaya yang bersangkutan tetap mengerjakan dan menyelesaikannya on time," katanya.

Fasilitas Megah Berstandar FIFA

Salah satu contoh fasilitas berstandar tinggi tersebut terlihat pada Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sudah mulai difungsikan pada MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Berdiri di atas lahan seluas 7 hektare dengan konsep kawasan terpadu, sekolah ini menyediakan jenjang SD hingga SMA, asrama siswa, rumah susun guru, gedung serbaguna, hingga dapur dan kantin.

Daya tarik utamanya terletak pada ketersediaan sarana olahraga bertaraf internasional, yakni lapangan sepak bola berukuran 105 x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA. Lapangan ini turut dikelilingi lintasan lari (jogging track) berlapisan karet (rubber) berstandar internasional.

Menteri Dody menegaskan, penyediaan infrastruktur pendidikan yang modern dan berkualitas merupakan komitmen Kementerian PU untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta memiliki karakter dan pola hidup sehat sejak dini.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya