Liputan6.com, Jakarta - Manajemen restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, angkat bicara terkait dugaan penculikan yang menimpa atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya.
Supervisor restoran, Dimas Firmansyah, mengatakan peristiwa tersebut merupakan persoalan keluarga yang dialami oleh perempuan yang diduga menjadi korban.
Advertisement
Menurut Dimas, saat kejadian Jesslyn tengah makan bersama keluarganya di area smoking room. Kondisi restoran saat itu cukup ramai karena banyak pengunjung.
Dimas menjelaskan, ketika Jesslyn diduga dibawa oleh sejumlah orang, namun tidak terdengar teriakan maupun keributan yang menarik perhatian pelayan ataupun pengunjung lain. Ia juga membantah adanya tindakan paksaan saat perempuan tersebut keluar dari restoran.
"Enggak, enggak ada (keributan). Oh itu kejadian singkat banget. Itu soalnya posisi lagi rame, semuanya di smoking room," kata dia saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7/2026).
Pihak yang membawa Jesslyn ke mobil juga sempat menenangkan pelayan restoran untuk tidak panik. Dimas menyebut, pihak tersebut mengatakan bahwa ini hanya masalah keluarga.
Sebelum kejadian, Dimas mengatakan Jesslyn terlihat makan bersama keluarganya yang tengah merayakan ulang tahun sang nenek di restoran tersebut.
Ia mengaku tidak melihat adanya unsur paksaan saat Jesslyn masuk ke dalam mobil. Menurut Dimas, saat itu pihak keluarga mendapat penjelasan bahwa Jesslyn sedang ditunggu ibunya di dalam mobil sehingga tidak ada yang berusaha menghalangi.
Dimas juga menuturkan situasi saat itu terlihat berjalan normal. Anggota keluarga tetap melanjutkan acara dan tidak menunjukkan kepanikan.
"Enggak (menghalangi), iya. Soalnya ngomongnya itu apa, dia tuh ditungguin mamanya di mobil. Nah si itu lagi ngerayain sama si neneknya tersebut. Soalnya ulang tahun neneknya, ngomongnya gitu," jelasnya.
CCTV Aktif
Terkait rekaman kamera pengawas (CCTV), Dimas memastikan seluruh perangkat dalam kondisi aktif ketika peristiwa tersebut terjadi. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah seluruh rekaman saat kejadian tersimpan dengan baik.
"Tersimpan atau enggaknya itu enggak tahu. Cuma nyala, soalnya di sini tersimpan, eh maksudnya itu nyala di sini," jawab Dimas.
Ia pun kembali menegaskan bahwa peristiwa tersebut seakan terlihat seperti masalah keluarga, bukan penculikan. Menurutnya, apabila terjadi penculikan pasti menjadi sorotan pelayan dan pelanggan lain, terlebih jika ada keributan.
Ketika Jesslyn keluar dari restoran, pihak keluarga pun juga ikut keluar dan kemudian meninggalkan restoran tersebut.
"Intinya itu kayaknya tuh seperti bukan penculikan itu. Iya, kayaknya itu masalah keluarga seperti ini," kata Dimas.
"Kalau misalkan beneran penculikan kan itu kan rame kan, bahwasanya keluarganya juga rame. Ini enggak, ini sama-sama ikut ke mobil. Kayak gitu," tutupnya.