Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Sains dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) Prof. Fauzan menyaksikan serah terima Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Kewirausahaan dari Ketua Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA), Endang Rudiatin, kepada Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Andy Bawono selaku bendahara dan Mahfud Solihin selaku wakil ketua.
Serah terima itu dilakukan saat Studentpreneur Bootcamp di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).
Advertisement
"Ajang bisnis dan kegiatan mahasiswa yang unik dapat mendorong MCEBI membangun ekosistem wirausaha yang lebih fungsional," kata Prof. Fauzan, Jumat (17/7).
Pada acara tersebut, para peserta Studentpreneur Bootcamp Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) mendapatkan mentoring intensif mengenai manajemen rantai pasok dan inkubator bisnis dari dua mentor Kementerian UMKM RI, yakni Asdep Rantai Pasok dan Asdep Inkubasi.
Selain itu, ada pula pembicara dari dunia industri, PT Jatinom Indah, yang memaparkan pengembangan mentalitas bisnis serta edukasi mengenai pentingnya sertifikasi halal untuk produk pangan bersama LPH-KHT PP Muhammadiyah.
Selain mendapatkan materi teori dan praktik, unit usaha mahasiswa yang berfokus pada tujuh skema industri, seperti pangan, craft, fashion, kuliner siap saji, kuliner kemasan, jasa digital, jasa non-digital, hingga budidaya, juga dinilai secara ketat oleh dewan juri melalui proposal pitch deck, konten video, dan wawancara terhadap display produk mereka di area Sengkaling Culinary.
Diketahui, rangkaian acara ditutup pada Minggu (19/7) dengan kegiatan jalan sehat dan penguatan visi. Endang meyakini, melalui penilaian kompetisi yang kompetitif, para peserta terbaik berhak mendapatkan peluang emas berupa fasilitas business matching.
"Business matching mempertemukan mereka secara langsung dengan jaringan pengusaha besar untuk keberlanjutan dan pendanaan bisnis nyata di masa depan," kata Endang.