Kelurahan Susukan Bagikan 63 Tong Biopori Jumbo, Pilah Sampah dari Sumber

Kelurahan Susukan, Jakarta Timur (Jaktim) bagikan 63 tong biopori jumbo ke tujuh RW untuk mengolah sampah organik rumah tangga dan mendukung pilah sampah.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 18 Juli 2026, 17:02 WIB
Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur membagikan sebanyak 63 tong sampah pilah sebagai lubang biopori jumbo, Kamis 16 Juli 2026. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 63 tong sampah pilah sebagai lubang biopori jumbo dibagikan Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim) untuk mengolah sampah organik dari rumah tangga.

"Tong sampah ini akan dimanfaatkan sebagai lubang biopori jumbo untuk menampung sampah organik sisa dapur warga. Semoga pengelolaan sampah organik bisa dilakukan langsung dari lingkungan masing-masing," ujar Lurah Susukan Puja Akbar Sahroni, melansir Antara, Sabtu (18/7/2026).

Dia mengatakan, sebanyak 63 tong sampah bantuan dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) 10 perusahaan itu dibagikan ke tujuh RW.

Menurut Akbar, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni pemilahan sampah dari sumbernya.

"Selain itu, masing-masing RW juga menerima bantuan berupa tiga sak semen untuk mendukung pembuatan lubang biopori jumbo," kata dia.

Akbar menilai, percepatan pembangunan biopori juga menjadi langkah penting mengingat kebijakan pengurangan pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang terus diperkuat.

"Waktu semakin mendekat. Mulai Agustus tidak boleh lagi membuang sampah ke TPST Bantar Gebang. Makanya, kita terus galakkan pembuatan lubang biopori," ucap dia.

 

Meningkatnya Kesadaran Masyarakat

Lebih lanjut, Akbar mengatakan, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumber juga terus meningkat. Dia menyebut, dari total 8.967 rumah yang tersebar di tujuh RW, sebanyak 5.442 rumah atau sekitar 61 persen telah menerapkan pemilahan sampah.

"Kelurahan Susukan menargetkan capaian tersebut meningkat hingga 80 persen pada akhir Juli," tandas Akbar.

Sebelumnya, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur (Jaktim) mendistribusikan 2.405 tong sampah di 10 kecamatan setempat dalam rangka mendukung gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga.

Pengurus RT dan RW di wilayah setempat juga diminta mulai menyiapkan sarana pemilahan sampah secara mandiri untuk mendukung program pengelolaan sampah dari sumbernya.

Tak hanya itu, Sudin LH Jakarta Timur juga tengah mempersiapkan program penggunaan kantong plastik dengan warna berbeda, sesuai jenis sampah. Program tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya