Indika Energy Buka Suara Soal Isu Lepas Aset Tambang Rp 18 Triliun

Manajemen Indika Energy (INDY) memberikan penjelasan kepada bursa terkait kabar melepas sebagian atau seluruh saham Kideco.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 17 Juli 2026, 13:17 WIB
PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto: laman Indika Energy)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indika Energy Tbk (INDY)  buka suara terkait kabar yang menyebut perseroan tengah mempertimbangkan melepas sebagian atau seluruh kepemilikan saham di PT Kideco Jaya Agung dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 18,1 triliun (asumsi kurs Rp 18.100 per US$).

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/7/2026), Corporate Secretary PT Indika Energy Tbk, Adi Pramono, menegaskan perseroan tidak memberikan komentar atas rumor maupun spekulasi yang beredar di pasar. Menurutnya, sehubungan dengan pemberitaan media terkait portofolio investasi perseroan, INDY tetap berkomitmen menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

"Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi Perseroan, Perseroan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku," kata Adi.

Ia menambahkan, apabila kemudian hari terdapat informasi atau perkembangan yang bersifat material, perseroan akan menyampaikannya secara terbuka melalui saluran resmi perusahaan sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.

Kideco Masih Jadi Penyumbang Utama Pendapatan

Dalam penjelasannya kepada BEI, Indika juga memaparkan kontribusi PT Kideco Jaya Agung terhadap kinerja keuangan konsolidasi hingga kuartal I 2026. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Maret 2026, pendapatan konsolidasi Indika mencapai US$ 493,2 juta, sementara Kideco menyumbang US$ 377,4 juta atau setara 72,8% dari total pendapatan perseroan.

Sementara itu, laba bersih konsolidasi Indika tercatat sebesar US$ 7 juta, sedangkan laba bersih yang dihasilkan Kideco mencapai US$ 42,4 juta. Data tersebut menunjukkan Kideco masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan grup Indika Energy.

 

 

Enggan Bahas Dampak Jika Divestasi Terjadi

 PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto: PT Indika Energy Tbk)

Menanggapi pertanyaan mengenai proyeksi struktur pendapatan perseroan apabila divestasi Kideco benar-benar terealisasi, termasuk segmen usaha yang akan menjadi pengganti kontribusi Kideco, Indika kembali menegaskan tidak akan mengomentari rumor yang beredar.

Perseroan menyampaikan bahwa seluruh informasi yang bersifat material akan diumumkan kepada publik secara transparan melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Perusahaan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku. Setiap informasi atau perkembangan yang bersifat material akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui saluran resmi perusahaan, sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku," jelas Adi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya