Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Menteri HAM Natalius Pigai meminta masyarakat belanja Rp 1 juta per bulan di Koperasi Desa. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Juli 2026.
Advertisement
Dalam postingannya terdapat foto Pigai dengan narasi:
"Pigai: Masyarakat Desa diminta belanja Rp 1 juta/bulan di KOPDES agar omset Kopdes cepat meningkat"
Akun itu menambahkan narasi:
"Ternyata bukan cm Allah yang mengatur rezeki kita, pemerintah pun gak mau kalah"
Lalu benarkah postingan Menteri HAM Natalius Pigai meminta masyarakat belanja Rp 1 juta per bulan di Koperasi Desa?
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kementerian HAM. Bantahan itu ditulis dalam website Kemenham.go.id pada 10 Juli 2026.
Berikut isi pernyataannya:
"Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia menegaskan bahwa sejumlah berita yang beredar di media sosial dan mengatasnamakan Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, merupakan berita yang tidak benar (hoaks).
Kementerian HAM menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan berasal dari Menteri HAM dan tidak pernah disampaikan dalam forum resmi maupun komunikasi publik lainnya."
Kemenham juga meminta masyarakat untuk mewaspadai setiap informasi yang beredar di media sosial.
"Kementerian HAM juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan tidak membuat, menyebarkan, maupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya."
Sumber:
https://kemenham.go.id/publikasi/berita-hoaks-terkait-narasi-menteri-ham-masyarakat-desa-diminta-belanja-rp-1-juta-bulan-di-kopdes-agar-omset-kopdes-cepat-meningkat
Kesimpulan
Postingan Menteri HAM Natalius Pigai meminta masyarakat belanja Rp 1 juta per bulan di Koperasi Desa adalah hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.