Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Rabu, (15/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan sektor saham bervariasi.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 0,47% menjadi 6.068,03. Indeks saham LQ45 bertambah 0,18% menjadi 599. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Pada awal sesi perdagangan saham, IHSG berada di level tertinggi 6.074,07 dan terendah 6.046,34. Sebanyak 246 saham menguat sehingga angkat IHSG. 180 saham melemah dan 247 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 143.316 kali dengan volume perdagangan saham 1,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 814,5 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 18.058.
Sektor saham bervariasi pada perdagangan saham Rabu pagi. Sektor saham energi turun 0,21%, sektor saham basic menguat 0,09%. Lalu sektor saham industri tergelincir 0,80%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham consumer nonsiklikal turun 0,01%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 0,24%, sektor saham kesehatan turun 0,04%.
Sementara itu, sektor saham keuangan menguat 0,49%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham properti melemah 0,23%, sektor saham teknologi mendaki 0,20%, sektor saham infrastruktur turun 0,16% dan sektor saham transportasi bertambah 0,37%.
Harga saham BIPI menguat 1,37% menjadi Rp 148 per saham. Saham BIPI dibuka bertambah dua poin menjadi Rp 148 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 146 per saham. Harga saham BIPI berada di level tertinggi Rp 150 dan terendah Rp 144 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.294 kali dengan volume perdagangan saham 1.013.172 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 15 miliar.
Prediksi IHSG
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Rabu, pekan ini. Lalu apa saja rekomendasi saham hari ini?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup naik 0,03%, tetapi masih disertai dengan aksi jual asing Rp 886 miliar pada Selasa, 14 Juli 2026. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, BMRI, BBCA, ASII, AMMN dan PGAS.
Rekomendasi Saham
“IHSG akan tes support di 5.980-6.000, jika kuat di area tersebut, potensi melanjutkan kenaikan,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.980-6.000 dan level resistance 6.100-6.150 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.
Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG masih peluang melanjutkan penguatan menuju kisaran 6.121–6.171. Apabila mampu menembus area tersebut, penguatan berpotensi berlanjut menuju resistance dinamis EMA50 di sekitar 6.273. Sementara itu, support terdekat berada di 5.987 dan 5.949, dengan support kuat berikutnya di 5.898 apabila tekanan jual kembali meningkat.
Kiwoom Research menyarankan investor tetap mengikuti tren (trend following) dengan menerapkan trailing stop untuk menjaga profit yang telah terbentuk.
“Penambahan posisi (averaging up) dapat dilakukan secara bertahap apabila IHSG mampu mempertahankan momentum di atas area 5,987 dan melanjutkan penguatan menuju resistance 6.121–6.171,” demikian seperti dikutip dari riset Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Sinergi Inti Andalan Tbk (INET), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Trading Idea hari ini: EMAS, WIFI, INET, ARCI, HRTA, dan MBMA
- EMAS Spec Buy dengan area beli di 5.675-5.725, cutloss di bawah 5.625. Target dekat di 5.775-5.850.
- WIFI Spec Buy dengan area beli di 1.800-1.830, cutloss di bawah 1.760. Target dekat di 1.850-1.890.
- INET Spec Buy dengan area beli di 214-218, cutloss di bawah 208. Target dekat di 224-232.
- ARCI Buy if Break 1.050, dengan target dekat di 1.065-1.120. Cutloss di bawah 1.020.
- HRTA Spec Buy dengan area beli di 1.810-1.840, cutloss di bawah 1.800. Target dekat di 1.855-1.925.
- MBMA Spec Buy dengan area beli di 505-510, cutloss di bawah 496. Target dekat di 515-530.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.