AS Gempur Iran untuk Malam Ketiga Berturut-turut

Trump menyatakan serangan terhadap Iran akan berlanjut dalam dua hari ke depan.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 14 Juli 2026, 07:10 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 19 Februari 2026. (Dok. AP/Mark Schiefelbein)

Liputan6.com, Washington, DC - Amerika Serikat (AS) kembali menggempur Iran pada Senin (13/7/2026). Hal itu diumumkan Komando Pusat AS (CENTCOM).

"Pada pukul 16.45 waktu AS bagian timur hari ini, Komando Pusat AS mulai melancarkan serangan terhadap Iran untuk malam ketiga berturut-turut atas arahan Panglima Tertinggi," kata CENTCOM melalui platform media sosial X.

CENTCOM menyatakan serangan itu bertujuan menimbulkan "kerugian besar" bagi pasukan Iran sekaligus mengurangi kemampuan operasional pasukan tersebut.

Serangan tersebut dilancarkan setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS akan terus menggempur Iran dalam dua hari ke depan. Ia mengklaim Iran tidak memiliki kemampuan untuk menghentikan serangan AS.

"Kami akan menghantam mereka dengan sangat keras malam ini dan kembali menghantam mereka dengan keras besok. Tidak ada satu pun yang bisa mereka lakukan untuk menghentikannya," kata Trump dalam wawancara radio dengan komentator politik sekaligus pembawa acara bincang-bincang Hugh Hewitt pada Senin seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Trump juga telah secara resmi memberi tahu Kongres pada pekan lalu bahwa pasukan AS kembali menjalankan operasi militer terhadap Iran. Hal itu disampaikan dalam sebuah surat yang dikutip sejumlah media AS pada Senin.

Dalam surat tertanggal 10 Juli kepada para pemimpin Kongres, Gedung Putih menyatakan operasi militer AS terhadap Iran dimulai pada 7 Juli. Operasi tersebut dilancarkan setelah Iran diduga menyerang sejumlah kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz pada 6 dan 7 Juli, meski sebelumnya telah menyatakan sejumlah komitmen dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada 17 Juni.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya