Liputan6.com, Jakarta - Pasar mobil listrik Indonesia diprediksi semakin semarak pada 2026. Selain kehadiran Wuling Aira EV yang sudah mulai diperkenalkan kepada media, Honda juga bersiap meluncurkan city car listrik terbarunya, Honda Super One, yang dijadwalkan menjalani debut di ajang GIIAS 2026.
Kedua model tersebut sama-sama menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan listrik berukuran kompak, efisien, serta praktis digunakan untuk mobilitas harian.
Advertisement
Lalu, bagaimana perbandingan Wuling Aira EV dengan Honda Super One? Berikut ulasannya.
Wuling Aira EV hadir dengan dimensi panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, serta wheelbase mencapai 2.190 mm.
Ukuran tersebut dipadukan dengan radius putar hanya 4,5 meter, sehingga diklaim mampu bermanuver dengan lincah di jalan sempit maupun area parkir.
Mobil listrik mungil ini juga mengusung konfigurasi empat pintu, menggunakan suspensi MacPherson di bagian depan dan 3-Link Coil Spring di belakang. Untuk sistem pengereman, Wuling telah membekali cakram pada keempat roda.
Di sisi lain, Honda Super One diposisikan sebagai city car listrik yang mengutamakan efisiensi ruang kabin serta kemudahan penggunaan untuk aktivitas sehari-hari.
Namun hingga menjelang peluncurannya di GIIAS 2026, Honda masih belum mengungkap dimensi lengkap mobil listrik tersebut.
Dari sisi eksterior, Wuling Aira EV mengusung desain artistik dengan pilihan warna bodi two-tone yang membuat tampilannya semakin modern.
Identitas tersebut diperkuat melalui penggunaan rounded LED headlamp, rounded LED rear lamp, LED High Mount Stop Lamp, hingga pelek berukuran 13 inci dengan motif leaf clover.
Adu Fitur
Masuk ke dalam kabin, Wuling menawarkan tema interior Cookies and Cream yang memberikan nuansa berbeda dibandingkan city car listrik lain di kelasnya.
Sementara itu, Honda Super One diperkirakan akan mengusung pendekatan desain minimalis khas mobil listrik modern.
Berdasarkan informasi awal yang dibagikan Honda, model ini juga akan menawarkan tata ruang kabin yang efisien dengan berbagai fitur digital untuk menunjang kenyamanan pengguna.
Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Wuling Aira EV sudah dibekali sejumlah fitur modern, antara lain Head unit 10,1 inci dengan smartphone interconnection, panel instrumen digital 7 inci, Steering wheel dengan tombol pengaturan AC dan multimedia, serta pengaturan kursi pengemudi empat arah.
Sementara untuk sektor utilitas dan keselamatan, Super-One tetap mengedepankan kepraktisan melalui konfigurasi kursi Tall Mode dan Utility Mode.
Dasbornya dilengkapi layar infotainment 9 inci dengan Google built-in, wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta Honda CONNECT with Digital Key yang mendukung fitur Charging Management.
Mobil ini juga dibekali lima mode berkendara, yakni ECON, CITY, NORMAL, SPORT, dan BOOST, termasuk fitur Single Pedal Control pada CITY Mode.
Kelengkapan Lainnya
Dari sisi performa, Wuling Aira EV menggunakan motor listrik bertenaga 30 kW yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 25,1 kWh.
Kombinasi tersebut memungkinkan mobil menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Menariknya, Wuling mengadopsi sistem penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD), konfigurasi yang masih cukup jarang ditemukan pada city car listrik di kelasnya.
Sebaliknya, Honda hingga kini belum mengumumkan spesifikasi motor listrik, kapasitas baterai, maupun estimasi jarak tempuh Super One.
Informasi tersebut diperkirakan akan diungkap bersamaan dengan peluncuran resminya di GIIAS 2026.
Dalam aspek keselamatan, Wuling Aira EV sudah dibekali berbagai fitur yang cukup lengkap, meliputi Dual SRS Airbags, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESC), Rear Parking Camera dan Parking Sensor, Electric Parking Brake (EPB), dan Auto Vehicle Hold (AVH).
Sementara Super One dibekali paket keselamatan aktif Honda SENSING, enam airbag SRS, serta struktur bodi G-CON + ACE juga telah disematkan sebagai perlindungan standar.