Liputan6.com, Jakarta - Sebuah penemuan menggegerkan warga Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bayi perempuan ditemukan di kawasan hutan Mnera Kabnono, RT 019 RW 010. Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di dalam kardus. Polisi menyelidiki kasus dugaan penelantaran ini.
Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randi Hidayat, menuturkan bayi pertama kali ditemukan sekira pukul 06.30 Wita oleh Domitianus Bonat yang saat itu berjalan menuju kebun. Saat melintas di pinggir jalan, ia melihat kardus cokelat yang tampak mencurigakan. Setelah diperiksa, ia terkejut menemukan bayi perempuan yang masih hidup di dalamnya.
Advertisement
Domitianus segera memanggil warga lain, Erens Teinati, untuk bersama-sama mengamankan lokasi, lalu melaporkan kejadian ke Polsek Amarasi dan Puskesmas Oekabiti.
"Sekitar pukul 07.00 Wita, petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi. Saat ditemukan, bayi dibalut handuk abu-abu dan dialasi sprei merah muda di dalam kardus," kata Lalu, Minggu (12/7/2026).
Dia mengatakan, bayi tersebut dievakuasi ke Puskesmas Oekabiti untuk pemeriksaan. Kondisinya secara fisik bayi sehat tanpa kelainan, namun tetap menjalani perawatan intensif demi menjaga kestabilan kondisinya.
"Bayi diperkirakan berusia sekitar 38 jam. Berat badannya 2.450 gram, panjang badan 49 sentimeter, lingkar kepala 31 sentimeter, lingkar dada 32 sentimeter, dan lingkar perut 32 sentimeter," jelasnya.
Polsek Amarasi kini sedang mendalami kasus ini, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri jejak di lokasi kejadian untuk mengungkap siapa yang meninggalkan bayi tersebut.
Ia mengimbau warga yang memiliki informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.