Kronologi Breel Embolo Diusir Wasit saat Argentina vs Swiss, VAR Bongkar Aksi Tipu-Tipu

Penyerang Swiss Breel Embolo diusir wasit dengan kartu merah di perempat final Piala Dunia lawan Argentina setelah VAR mengungkap simulasi di menit ke-72.

oleh ThomasDiterbitkan 12 Juli 2026, 11:07 WIB
Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Penyerang timnas Swiss, Breel Embolo, harus meninggalkan lapangan dengan air mata setelah menerima kartu merah dalam pertandingan perempat final Piala Dunia melawan Argentina pada Sabtu, 11 Juli 2026. Keputusan dramatis ini terjadi setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR) yang mengubah jalannya laga krusial tersebut.

Insiden pengusiran Embolo, yang terjadi di menit ke-72, menjadi titik balik signifikan. Momen ini datang tak lama setelah Swiss berhasil menyamakan kedudukan, dan pengusiran tersebut secara drastis mengubah momentum pertandingan.

Wasit João Pedro Silva Pinheiro dari Portugal awalnya memberikan kartu kuning kepada pemain Argentina, Leandro Paredes, menyusul duel dengan Embolo. Namun, tinjauan VAR kemudian mengungkap fakta yang berbeda.


Kronologi Insiden di Menit Ke-72

Drama kartu merah Breel Embolo saat Swiss kalah dari Argentina di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Pada menit ke-72 pertandingan perempat final Piala Dunia, sebuah duel antara Breel Embolo dan Leandro Paredes memicu kontroversi. Wasit João Pedro Silva Pinheiro mulanya mengeluarkan kartu kuning untuk Paredes atas dugaan pelanggaran terhadap Embolo.

Namun, permainan segera dihentikan untuk pemeriksaan VAR. Guillermo Pacheco, yang bertugas sebagai Video Assistant Referee, menyimpulkan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh Paredes.

Sebaliknya, rekaman menunjukkan bahwa Embolo telah melakukan simulasi, mencoba memancing tendangan bebas dengan menjatuhkan diri sebelum kontak signifikan terjadi. Setelah meninjau insiden tersebut, wasit Pinheiro membatalkan kartu kuning yang sebelumnya diberikan kepada Paredes.

Sebagai konsekuensinya, Embolo menerima kartu kuning karena tindakan simulasi. Karena Embolo telah mengantongi kartu kuning di babak pertama akibat pelanggaran terhadap Paredes, kartu kuning kedua ini secara otomatis berujung pada kartu merah.


Peran VAR dan Dampak Emosional

Keputusan VAR ini mencerminkan protokol yang memungkinkan intervensi untuk membatalkan kartu yang tidak tepat dan menghukum pemain yang melakukan diving, sebuah situasi yang juga pernah terjadi di pertandingan Piala Dunia sebelumnya.

Tayangan ulang televisi mengindikasikan bahwa hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada kontak fisik dari Paredes sebelum Embolo terjatuh. Pengusiran ini memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola.

Embolo sendiri tampak sangat terpukul dan terlihat meninggalkan lapangan dengan berlinang air mata setelah keputusan wasit. Swiss pun harus melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain, sebuah kondisi yang sangat merugikan setelah mereka baru saja berhasil menyamakan kedudukan.

Keluarnya Embolo harus dibayar mahal oleh Swiss. Mereka akhirnya kalah 1-3 dari Argentina lewat perpanjangan waktu. Argentina mencetak dua gol di extra time lewat Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.

Sedangkan gol pertama Argentina tercipta di menit 10 lewat sundulan Alexis Mac Allister yang meneruskan sepak pojok Lionel Messi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya