Prabowo: Ada Negara Iri dengan Kita, Ingin Indonesia Pecah

Menurut dia, negara itu ingin Indonesia terpecah sehingga bisa mengambil kekayaan alamnya.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 10 Juli 2026, 18:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa ada kelompok dan negara yang iri dengan kekayaan yang dimiliki Indonesia. Menurut dia, negara itu ingin Indonesia terpecah sehingga bisa mengambil kekayaan alamnya.

Awalnya, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia pernah dijajah dan dianggap lebih rendah dari hewan selama ratusan tahun. Bahkan, kata dia, kekayaan alam Indonesia pun masih diperas oleh bangsa lain.

"Ada kelompok-kelompok tertentu, ada bangsa-bangsa tertentu, ada negara-negara tertentu yang iri sama kita. Yang iri karena kita kaya. Yang memikirkan bagaimana bisa mencuri kekayaan kita, dan kalau bisa Indonesia pecah," kata Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Timur, NTB, Jumat (10/7/2026).

Untuk itu, dia mengajak seluruh rakyat menjaga persatuan serta tidak lengah dalam menghadapi berbagai hal yang mengancam kepentingan nasional. Prabowo pun menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat serta memastikan seluruh masyarakat terbebas dari kemiskinan dan kelaparan.

"Saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia. Saya dipilih oleh rakyat Indonesia dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia," ujarnya.

"Dengan segala apa yang saya miliki, dengan segala tenaga, dengan segala pikiran, dengan segala energi yang saya miliki. Hanya satu. Saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya. Dan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan pernah menyerah," sambung Prabowo.

Fondasi Indonesia

Prabowo kembali menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah negara. Menurut dia, tidak ada bangsa yang dapat berdiri kokoh apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.

Oleh sebab itu, dia bersyukur Indonesia kini semakin mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional.

"Saya tidak rela rakyat Indonesia miskin. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri. Dan alhamdulillah Indonesia sekarang mampu memberi pangan untuk rakyatnya sendiri," tutur Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya