Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan investasi aset digital Bitmine kembali menambah kepemilikan Ethereum (ETH). Perusahaan yang didukung analis pasar Tom Lee itu membeli 20.500 ETH dengan nilai sekitar US$ 35,92 juta atau setara sekitar Rp 648,5 miliar (estimasi kurs Rp 18.054 per dolar AS).
Dikutip dari CoinMarketCap, Sabtu (11/7/2026), transaksi tersebut dilakukan melalui Galaxy Digital, perusahaan penyedia layanan keuangan aset digital yang banyak digunakan investor institusi untuk mengeksekusi transaksi kripto dalam jumlah besar.
Advertisement
Pembelian terbaru ini semakin memperbesar portofolio aset digital Bitmine sekaligus menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap prospek jangka panjang Ethereum.
Galaxy Digital dipilih sebagai mitra transaksi karena dinilai mampu memfasilitasi pembelian aset kripto bernilai besar secara efisien sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap pergerakan harga di pasar.
Akuisisi lebih dari 20 ribu ETH dalam satu transaksi juga mencerminkan strategi Bitmine untuk terus meningkatkan eksposurnya terhadap Ethereum sebagai salah satu aset digital utama.
Langkah tersebut dilakukan ketika minat investor institusi terhadap Ethereum masih terus meningkat, terutama setelah jaringan tersebut semakin banyak dimanfaatkan dalam berbagai pengembangan teknologi blockchain.
Ethereum Makin Dilirik Investor Institusi
Pembelian terbaru Bitmine mencerminkan tren yang lebih luas, yakni semakin banyak investor institusi yang mulai memasukkan Ethereum ke dalam portofolio atau neraca keuangan perusahaan.
Ethereum dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan keuangan terdesentralisasi (decentralized finance/DeFi), tokenisasi aset, serta berbagai aplikasi berbasis smart contract.
Karena itu, banyak perusahaan memandang ETH sebagai aset digital strategis yang memiliki prospek pertumbuhan dalam jangka panjang.
Meski satu transaksi tidak serta-merta menentukan arah pergerakan harga Ethereum di pasar, aksi akumulasi yang terus dilakukan investor institusi dinilai dapat memperkuat sentimen positif terhadap aset kripto terbesar kedua di dunia tersebut.
Pelaku pasar kini akan mencermati apakah Bitmine kembali menambah kepemilikan Ethereum dalam beberapa bulan mendatang. Jika tren akumulasi oleh investor institusi terus berlanjut, hal itu berpotensi semakin memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek Ethereum dalam jangka panjang.