MOANA Live Action Dapat Rating 36 Persen di Rotten Tomatoes

Rating Rotten Tomatoes MOANA live action debut di 36 persen. Simak ulasan kritikus dan alasan film Disney ini menuai respons beragam.

oleh Renisya Satya PutriDiterbitkan 09 Juli 2026, 23:59 WIB
Moana Live Action. (Disney via IMDb)

Liputan6.com, Jakarta - Film MOANA live action resmi tayang di bioskop akhir pekan ini dengan membawa ekspektasi tinggi sebagai adaptasi dari animasi Disney rilisan 2016. Namun, film yang dibintangi Catherine Laga'aia dan Dwayne Johnson tersebut justru memulai perjalanannya dengan skor yang kurang memuaskan di Rotten Tomatoes.

Hingga ulasan perdana dirangkum, Moana (2026) hanya meraih Tomatometer 36 persen, sementara Popcornmeter masih berada di 0 persen karena penilaian penonton belum tersedia.


Tomatometer Hanya 36 Persen, Respons Kritikus Terbelah

Moana Live-Action (IMDb)

Skor 36 persen menunjukkan mayoritas kritikus memberikan ulasan negatif terhadap live-action Moana. Meski sebagian menganggap film ini tetap menghibur untuk keluarga dan anak-anak, banyak yang menilai adaptasi tersebut terlalu bergantung pada versi animasi tanpa menawarkan sesuatu yang benar-benar baru.

Beberapa kritikus bahkan menyebut film ini terasa tidak perlu dibuat karena jalan cerita, adegan, hingga penyajiannya dinilai terlalu mirip dengan versi 2016 yang masih dianggap relevan hingga sekarang.


Dipuji Visual dan Catherine Laga'aia, Dikritik karena Terlalu Mirip

Di tengah kritik yang bermunculan, sejumlah aspek tetap menuai apresiasi. Visual efek, desain produksi, dan lanskap tropis disebut menjadi salah satu kekuatan utama film. Penampilan Catherine Laga'aia sebagai Moana juga banyak dipuji karena berhasil menghadirkan karakter yang memikat meski tetap dibandingkan dengan versi animasi.

Sementara itu, chemistry Catherine Laga'aia dan Dwayne Johnson sebagai Maui dinilai menjadi daya tarik tersendiri. Namun, sebagian kritikus merasa penampilan Johnson tidak seenerjik saat mengisi suara karakter tersebut di film animasi.


Dinilai Menghibur, tetapi Kurang Memberikan Alasan untuk Remake

Dwayne Johnson berperan sebagai Maui di film live action Moana dengan rambut gondrong. (dok. Disney)

Mayoritas ulasan sepakat bahwa Moana versi live-action bukan film yang buruk, tetapi juga tidak memberikan alasan kuat mengapa remake ini perlu dibuat. Kritik terbesar diarahkan pada minimnya ide baru, sehingga pengalaman menonton terasa seperti mengulang film animasi dengan format berbeda.

Meski begitu, sejumlah kritikus tetap menyebut film ini layak ditonton bersama keluarga, terutama bagi penonton yang baru pertama kali mengenal kisah Moana atau ingin menikmati versi live-action dengan visual yang lebih megah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya