Liputan6.com, Jakarta - Job Fair Tahap I: Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 rampung digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada 7–8 Juli 2026. Gelaran berlangsung secara hybrid, memadukan pertemuan tatap muka dan kanal daring.
Kepala Seksi (Kasie) Pelatihan, Penempatan, Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Suku Dinas (Sudin) Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Selatan, Erning Kumala Dewi, menjelaskan perbedaan jumlah kehadiran antara kunjungan langsung dan partisipasi daring.
Advertisement
"Yang hadir secara offline di Gedung Nyi Ageng Serang, total dua hari sebanyak 1.700 orang," ujar Erning saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (9/7/2026).
"Hybrid total sampai detik ini 3.458 orang. Kenapa saya bilang sampai detik ini, karena secara online masih terus dibuka hingga 15 Juli 2026," ucap Erning.
Pendaftaran kanal daring dapat diakses melalui karir.jakarta.go.id.
Usai pameran kerja, perusahaan peserta mulai memproses kandidat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Proses ini meliputi tahapan wawancara hingga pelaporan hasil penempatan kepada Sudin secara bertahap.
"Jadi setelah ini ya mereka (perusahaan) harus interview, melanjutkan terus prosesnya. Mereka harus melapor ke kami, tentunya secara bertahap, sampai nanti mereka melaporkan menerima berapa orang," jelas Erning.
Sejumlah perusahaan juga melakukan wawancara langsung di lokasi. Hal ini dimungkinkan karena berkas pelamar telah diunggah sebelumnya melalui kanal online sehingga perusahaan sempat menelaah riwayat hidup pelamar sebelum hari H.
"Di sini kan kemarin online itu kan sudah mengunggah berkas. Jadi sebelum hari ini, perusahaan sudah mulai mereview CV mereka. Jadi ketika datang ke sini sudah tidak nol lagi," kata Erning."
Sudah mulai dibaca (lamarannya). Kalau memang yang bersangkutan dari kemarin-kemarin sudah mengisi, oh, oke bisa lanjut walk-in interview di sini," jelas Erning.
Lowongan, Skema Hybrid, dan Kualifikasi
Pada tahap ini, sebanyak 37 perusahaan membuka 3.299 lowongan pekerjaan. Di luar peserta luring, jumlah perusahaan yang ikut secara online tercatat lebih banyak karena penyesuaian kapasitas stan, selama pemenuhan legalitas terpenuhi.
"Karena kita saring kembali mana yang bisa ikut di booth-booth di sini. Tapi tetap yang tidak bisa (ikut) offline diakomodasi di online. Jadi tidak membatasi hal tersebut selama perusahaan-perusahaan itu memenuhi persyaratan legalitasnya," kata dia.
Erning menegaskan kembali format penyelenggaraan dan periode pendaftaran kanal daring yang lebih panjang dibandingkan sesi luring.
"Job fair itu berlangsung secara hybrid, yaitu online sama offline. Yang online sendiri sudah dimulai dari tanggal 30 Juni sampai 15 Juli," ujar Erning.
Lowongan yang tersedia mencakup berbagai bidang, dari lini operasional ritel hingga fungsi perkantoran dan dukungan teknologi.
"Lowongan pekerjaannya beragam. Misalnya dari sisi finance, ada kru outlet, ada seller, ada marketing, ada admin, ada customer service, ada pramuniaga, IT support, dan lain-lain," papar dia.
Kualifikasi pelamar ditentukan masing-masing perusahaan, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga S1. Untuk usia pelamar, tidak ada pembatasan.
"Itu sudah menjadi kualifikasi masing-masing. Jadi nanti kalau pencari kerja ini masuk dalam sistem aplikasi, ada perusahaan-perusahaan, di situ ada kualifikasi masing-masing. Ada yang minimal SMA, SMK, ada yang pendidikan S1, beda-beda. Cuma kalau umur tidak dibatasi. Tidak ada persoalan," terang Erning.