Liputan6.com, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas berbasis syariah. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama distribusi Logam Mulia Antam melalui skema wholesaler pada Rabu (8/7/2026).
Melalui kemitraan ini, Antam dan Bank Muamalat akan bersinergi dalam distribusi emas fisik Logam Mulia Antam melalui jaringan kantor cabang maupun kanal digital Bank Muamalat. Kedua perusahaan juga akan mengembangkan berbagai program pemasaran, edukasi, serta literasi investasi emas kepada masyarakat.
Advertisement
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman, tepercaya, dan sesuai prinsip syariah.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, kerja sama ini menjadi kelanjutan dari hubungan bisnis yang telah terjalin cukup lama antara kedua perusahaan.
"Bank Muamalat dan Antam sudah punya sejarah panjang dalam hal kemitraan bisnis yang strategis sebelumnya. Masing-masing perusahaan juga punya keunggulan yang dapat disinergikan. Oleh karena itu, kami optimistis inisiatif terbaru ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak serta mendorong investasi emas syariah di masyarakat dengan dukungan pasokan emas berkualitas dari Antam ," ujarnya.
Meningkatkan Kesejahteraan
Ricky mengatakan, Bank Muamalat terus berupaya memenuhi meningkatnya minat masyarakat untuk memiliki emas batangan sebagai instrumen investasi. Menurutnya, peningkatan literasi keuangan membuat emas semakin dipandang sebagai aset safe haven yang mampu menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Selain bagi individu, investasi emas juga dinilai relevan bagi pelaku usaha sebagai bagian dari strategi manajemen risiko dan penguatan kondisi keuangan perusahaan. Bahkan, emas dapat dimanfaatkan sebagai salah satu program investasi untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan.
Sejalan dengan tren tersebut, pembiayaan emas Bank Muamalat melalui produk Solusi Emas Hijrah terus mencatatkan pertumbuhan. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan emas mencapai Rp 1,9 triliun, melonjak 537% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total pemesanan emas nasabah telah melampaui 1,2 ton, dengan sekitar 54% di antaranya merupakan Logam Mulia Antam.
"Kami berharap pembiayaan emas Bank Muamalat dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan sesuai prinsip syariah, antara lain untuk pelunasan haji, dana pendidikan anak, hingga perencanaan masa depan keluarga," ungkap Ricky.
Memperluas Akses
Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Handi Sutanto mengatakan, kolaborasi dengan Bank Muamalat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap Logam Mulia sekaligus memperkuat ekosistem emas nasional.
"Antam terus berupaya menghadirkan produk Logam Mulia yang berkualitas, terpercaya, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi. Sinergi bersama Bank Muamalat diharapkan dapat memperluas distribusi Logam Mulia Antam, meningkatkan literasi investasi emas, serta mendukung pengembangan ekosistem emas nasional yang semakin inklusif dan berkelanjutan," ujar Handi.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua perusahaan, tetapi juga mendukung pertumbuhan industri emas nasional.
"Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem emas nasional dengan menghadirkan akses yang semakin luas bagi masyarakat terhadap produk Logam Mulia Antam. Kami meyakini sinergi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, tetapi juga mendukung pengembangan industri emas nasional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen yang aman dan bernilai jangka panjang," tutup Handi.