Detik-detik Tukang Gali Tercebur Sumur, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Tukang gali sumur tercebur sumur sedalam 12 meter

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 08 Juli 2026, 19:41 WIB
Petugas Damkar evakuasi tukang gali tercebur sumur

Liputan6.com, Jakarta - Seorang kuli bangunan bernama Ikhsan (36) dilaporkan terperosok ke dalam sumur sedalam 12 meter di Perum Alam Layung Indah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/7/2026). Korban yang sempat terjebak di dasar sumur akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar).

Peristiwa darurat ini bermula sekira pukul 12.00 WIB ketika korban tengah melakukan pekerjaan menggali sumur warga. Diduga akibat kelelahan dan kekurangan oksigen di dalam lubang, kondisi fisik pekerja tersebut mendadak drop.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Pos 6 Cisaat, Unang Sopyan, membenarkan kronologi jatuhnya pekerja harian tersebut saat dikonfirmasi di lokasi.

"Kronologis awalnya, korban hendak mendalami sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter, karena ia merupakan tukang kuli harian. Namun, setelah beberapa saat berada di dalam, korban diduga kelelahan. Wajahnya terlihat pucat dan tiba-tiba langsung terjatuh ke dasar sumur," kata Unang, Rabu (8/7/2026).

Melihat rekannya terjatuh, saksi di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Cisaat pada pukul 12.05 WIB.

Sebanyak delapan personel rescue dibekali peralatan keselamatan vertikal (vertical rescue) langsung diterjunkan untuk mengangkat tubuh korban.

Sempitnya diameter lubang sumur sempat menjadi tantangan bagi petugas, namun operasi penyelamatan berjalan taktis.

"Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit menggunakan peralatan rescue vertikal. Alhamdulillah, berkat kesigapan petugas di lapangan, pada pukul 13.00 WIB korban berhasil diangkat dari dasar sumur dalam kondisi selamat," lanjut Unang.

Meski tidak mengalami luka fatal atau patah tulang, korban yang lemas langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

"Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Betha Medika untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan kesehatan lebih lanjut dari tim medis," jelas dia.

Operasi penyelamatan manusia (human rescue) ini dinyatakan ditutup setelah seluruh personel dipastikan kembali ke posko dalam kondisi aman tanpa ada cedera.

“Seluruh personel Damkar yang bertugas dalam operasi penyelamatan ini juga dilaporkan kembali dalam kondisi aman dan selamat,” sambung dia.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya