Liputan6.com, Jakarta - Kegagalan Portugal melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 turut menyisakan kesedihan bagi Al Ghazali. Putra sulung Ahmad Dhani itu mengaku terpukul setelah tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo harus mengakhiri perjuangan di babak 16 besar.
Portugal dipastikan tersingkir usai kalah 0-1 dari Spanyol. Hasil tersebut sekaligus mengubur harapan Cristiano Ronaldo untuk mengangkat trofi Piala Dunia pada edisi kali ini.
Advertisement
"Pahlawan masa kecilku. Sejak aku berusia 8 tahun. Aku tumbuh dengan menonton pertandinganmu. Terima kasih sudah mengubah pandangaku terhadap sepakbola. Selamanya (GOAT)," tulis Al Ghazali di Instagram, Selasa (7/7).
Kenangan Mengidolakan Ronaldo Sejak Kecil
Unggahan tersebut disertai dua foto yang menggambarkan kedekatan emosional Al dengan sang idola. Foto pertama memperlihatkan ilustrasi Cristiano Ronaldo dewasa merangkul dirinya saat masih kecil yang duduk di samping trofi Piala Dunia.
Pada foto berikutnya, Al membagikan potret masa kecilnya saat berpose di depan poster Ronaldo ketika masih membela Manchester United. Dalam foto itu, keduanya juga terlihat mengenakan jersey yang sama.
Unggahan tersebut menjadi bukti bahwa Al telah mengidolakan Cristiano Ronaldo sejak kecil dan terus mengikuti perjalanan karier sang megabintang hingga sekarang.
Momen yang Dianggap Kesempatan Terakhir
Tersingkirnya Portugal di babak 16 besar juga memunculkan kesedihan di kalangan penggemar Ronaldo. Piala Dunia 2026 dinilai banyak pihak sebagai salah satu kesempatan terakhir pemain berusia 41 tahun itu untuk mengejar gelar juara dunia.
Saat ini Ronaldo masih memperkuat Al-Nassr FC. Dengan usianya yang telah menginjak 41 tahun, peluang tampil di Piala Dunia 2030 diperkirakan semakin kecil. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikuti Cristiano Ronaldo sepanjang kariernya. Namun, hingga kini ia belum berhasil membawa Portugal meraih trofi Piala Dunia.