Liputan6.com, Jakarta - Film 402 Rumah Sakit Angker Korea karya sineas Anggy Umbara dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Diandra Agatha, Elang El Gibran, Lea Ciarachel, Jang Han Sol, hingga Aylena Fusil. Ada banyak momen tegang dalam 402 Rumah Sakit Angker Korea. Salah satunya, saat bermain jelangkung dengan mantra berbahasa Korea Selatan. Yang bertugas merapal mantra, Aylena Fusil, pemeran Tyas.
Mengingat syuting bareng boneka jelangkung di gedung tak terpakai membuatnya merinding. Film 402 Rumah Sakit Angker Korea mengisahkan Adit (Saputra Kori), Bara (Elang El Gibran), Arum (Diandra Agatha), Yuri (Lea Ciarachel), Dae Ho (Jang Han Sol), dan Tyas (Aylena Fusil), melakukan siaran langsung penelurusan ke gedung Won Hospital, Korea Selatan. Juna (Arbani Yasiz) memimpin mereka dari tenda yang dijadikan ruang kontrol.
Advertisement
Saat itu ada banyak kejanggalan dari tulisan di dinding, suara, hingga penampakan. Belum lagi, mereka “cari perkara” dengan main jelangkung di salah satu ruangan. “Untuk scene jelangkung itu cukup besar buat aku sendiri, untuk karakter Tyas. Kontak itu day one syuting, itu kayaknya adegan kedua. Aku deg-degan banget karena kita juga overall masih ngeraba syuting dengan format found footage seperti itu,” kata Aylena Fusil.
Kepada Showbiz Liputan6.com di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (6/7/2026), Aylena Fusil menyebut, tantangan bukan hanya saat merapal mantra, tapi juga adegan kesurupan. Agar tampil meyakinkan, ia berdiskusi dulu dengan Anggy Umbara.
Perihal Kesurupan
“Untuk kesurupannya, aku banyak diskusi sama Mas Anggy. Ini mau gimana karena di film ini dan Gonjiam ada adegan kesurupan ikonis yang diperankan Yuri di film aslinya tadi,” ucap Aylena Fusil. “Alhamdulillah berjalan lancar dan hasilnya jadi gong,” imbuhnya.
Seperti diketahui, 402 Rumah Sakit Angker Korea adalah ulang buat dari film horor Korea ikonis rilisan tahun 2018, Gonjiam Haunted Asylum. Saputra Kori membenarkan, adegan main jelangkung dan Tyas kesurupan salah satu puncak konflik dalam film.
Atmosfer Horor Benaran Terasa
Aktor film Jangan Buang Ibu itu membocorkan, bangunan bekas rumah sakit yang dipakai untuk syuting 402 Rumah Sakit Angker Korea bukan di daerah Gonjiam. Set-nya dibuat menyerupai aslinya, tanpa bantuan CGI, hingga atmosfer horornya benaran terasa.
“Jadi vibes-nya benar-benar terasa masuk di kita. Terutama buat aku, orangnya penakut banget. Aku nonton film hantu saja pasti selalu menutup mata bahkan film hantu aku sendiri, aku menutup mata. Nontonnya enggak berani,” beri tahu Saputra Kori.
Minusnya, Benaran Takut
Ia mencontohkan, saat Bara dan Adit syuting di lantai dua, kru stand by di lantai satu. Jaraknya lumayan jauh. Sisi positifnya, para pemain waswas benaran. Rasa takut tergambar natural dari air muka Saputra Kori dan kawan-kawan.
“Minusnya jadi benaran takut ketika hantu-hantunya dimasukkan ke set. Saya sempat bilang sebelum take sama para pemeran hantu. Beberapa kali kenalan dulu supaya bonding, sedikit saya minta tolong ke mereka untuk jangan seram-seram amat,” akunya.