Delapan Titik Api di TPA Jatiwaringin Padam, 334 Warga Terkena ISPA

Delapan dari 12 titik api terdeteksi berhasil dipadamkan, sedangkan empat titik lainnya masih dalam proses pendinginan.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 07 Juli 2026, 18:24 WIB
Kapolda Banten Irjen Hengki pantau pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Selasa (7/7/2026). (Liputan6.com/Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, terus berjalan. Delapan dari 12 titik api terdeteksi berhasil dipadamkan, sedangkan empat titik lainnya masih dalam proses pendinginan.

Hal itu diungkap Irjen Pol Hengki saat meninjau langsung lokasi kebakaran pada Selasa (7/7/2026). Menurut dia, kebakaran terjadi pada 30 Juni 2026. Dari luas TPA sekitar 32 hektare, sekitar 15 hektare terdampak kebakaran.

"Dari hasil pemantauan terdapat 12 titik api. Alhamdulillah, hingga saat ini delapan titik api telah berhasil dipadamkan, sedangkan sisanya masih dalam proses pendinginan dan penanganan oleh petugas di lapangan," kata Hengki dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2026).

Dia menjelaskan, api pertama kali muncul di bagian belakang area TPA. Upaya pemadaman sempat dilakukan para pekerja, namun cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat merambat ke timbunan sampah lainnya.

Sejak menerima laporan, Polda Banten bersama Polresta Tangerang berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait untuk menangani kebakaran.

Dalam penanganan di lapangan, dikerahkan 10 mobil pemadam kebakaran, dukungan helikopter water bombing, empat unit alat berat, serta personel Polresta Tangerang dan jajaran Polsek.

Selain membantu pemadaman, kepolisian juga melakukan pengamanan di lokasi kebakaran, jalur evakuasi, lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, hingga mengatur arus lalu lintas agar kendaraan pemadam, ambulans, alat berat, dan distribusi logistik dapat bergerak lancar.

“Kami juga melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengamankan barang-barang milik masyarakat yang terdampak, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama proses penanganan berlangsung,” ujar dia.

126 Warga Mengungsi

Berdasarkan data instansi terkait, 126 warga mengungsi sebagai langkah antisipasi akibat asap kebakaran.

Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat 334 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan asap.

Dia memastikan pengamanan di lokasi pengungsian, fasilitas kesehatan, serta distribusi bantuan kemanusiaan terus dilakukan agar pelayanan kepada warga terdampak berjalan lancar.

Dia juga menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sekitar lokasi yang masih terdampak asap, mengikuti arahan petugas, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Polda Banten, akan terus mengawal proses penanganan hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan dan situasi kembali aman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya