Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 334 warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, telah menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up). Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui dampak kesehatan akibat menghirup asap kebakaran TPA.
"Hingga kemarin, Senin (6/7/2026), sudah ada 334 warga yang diperiksa," kata dr. Hendra Tarmizi saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (7/7/2026).
Advertisement
Ratusan warga yang diperiksa merupakan penduduk yang tinggal di permukiman sekitar TPA Jatiwaringin. Dari total 334 warga, sebanyak 95 orang dinyatakan mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"ISPA sebanyak 95 orang. Seluruhnya diperiksa di posko yang sejak awal kejadian sudah dijaga tenaga kesehatan dan dokter," ujar Hendra.
Warga yang mengalami ISPA langsung mendapatkan penanganan, termasuk pemberian obat-obatan untuk mencegah komplikasi seperti pneumonia. Kondisi mereka juga terus dipantau oleh tenaga kesehatan di posko maupun puskesmas terdekat.
Update Pemadaman
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah membuka lima posko layanan kesehatan yang terdiri atas empat posko dan satu pos siaga.
"Sudah membuka empat posko dan satu pos siaga. Empat posko itu, tiga berada di Kecamatan Rajeg, satu di Kecamatan Sukadiri, sedangkan pos siaga berada di TPA Jatiwaringin, Mauk," jelas Hendra.
Sementara itu, memasuki hari ketujuh kebakaran TPA Jatiwaringin, BPBD Kabupaten Tangerang memastikan sekitar 60 persen titik api telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, asap pekat masih menyelimuti kawasan sekitar sehingga warga diminta tetap mengenakan masker saat beraktivitas.