Kerusuhan di Penjara Sri Lanka Tewaskan 25 Orang, 100 Lainnya Luka

Belum ada penjelasan resmi mengenai pemicu utama kerusuhan di penjara ini.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 06 Juli 2026, 18:45 WIB
Ilustrasi penjara. (Dok. AFP)

Liputan6.com, Kolombo - Sedikitnya 25 orang tewas dalam bentrokan yang terjadi selama dua hari berturut-turut di Penjara Negombo, Sri Lanka, hingga Senin (6/7/2026).

Media lokal Ada Derana melaporkan, korban tewas terdiri atas lima petugas keamanan penjara dan 20 narapidana. Sekitar 100 orang lainnya dilaporkan terluka dalam bentrokan tersebut.

Kerusuhan di penjara yang terletak di pesisir barat Sri Lanka itu mulai terjadi pada Minggu (5/7). Saat itu, bentrokan pecah antara tahanan yang masih menjalani proses hukum dan narapidana yang telah divonis. Insiden tersebut menewaskan dua narapidana dan melukai 38 orang lainnya.

Situasi kembali memanas pada Senin setelah terjadi konfrontasi antara narapidana dan petugas penjara. News Wire melaporkan, polisi melepaskan tembakan untuk mengendalikan bentrokan setelah kerusuhan baru pecah di penjara tersebut.

Pemerintah Sri Lanka kemudian mengerahkan tentara untuk membantu mengendalikan situasi. Para korban luka dibawa ke fasilitas kesehatan setempat untuk mendapat perawatan.

Setelah pengamanan diperketat, otoritas penjara mulai menyelidiki penyebab bentrokan tersebut. Penjara Negombo saat ini menampung 2.417 narapidana.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya