Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 3.342 Orang

Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah.

oleh Septian DenyDiterbitkan 06 Juli 2026, 13:45 WIB
Petugas penyelamat menyisir reruntuhan bangunan yang ambruk untuk mencari korban selamat setelah dua gempa besar mengguncang Caracas, Venezuela. (Dok. AP/Ariana Cubillos)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah utara Venezuela pada bulan lalu terus bertambah. Hingga Minggu, korban meninggal dunia tercatat mencapai 3.342 orang, sementara 16.740 lainnya mengalami luka-luka.

Dikutip dari AA, Senin (6/7/2026), Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela menyatakan sebanyak 6.462 orang berhasil dievakuasi dan diselamatkan sejak bencana terjadi.

Gempa juga menyebabkan kerusakan luas pada infrastruktur. Sebanyak 856 bangunan dilaporkan terdampak, dengan 190 di antaranya roboh.

Pemerintah Venezuela menyebutkan bantuan telah disalurkan kepada 86.794 keluarga yang terdampak. Meski demikian, masih ada 17.345 orang yang kehilangan tempat tinggal dan belum dapat kembali ke rumah mereka.

Untuk mendukung proses tanggap darurat, sebanyak 4.088 personel penyelamat internasional telah diterjunkan ke wilayah terdampak gempa. Sementara itu, pemerintah Venezuela mengerahkan 29.567 personel serta 27.482 relawan dalam operasi kemanusiaan.

Hingga saat ini, sebanyak 9.585 metrik ton bahan pangan dan 669.008 liter air bersih telah didistribusikan kepada para korban. Selain itu, 23.820 pasien telah menerima layanan medis dan 79 kamp penampungan sementara telah didirikan untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pada 24 Juni lalu Venezuela diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela juga melaporkan bahwa hingga kini telah terjadi 995 gempa susulan sejak bencana utama melanda.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya