Liputan6.com, Jakarta - Hoaks penipuan dengan modus pembagian dana bantuan bisa muncul dalam beragam konten salah satunya video. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks Video Sjafrie Sjamsoeddin Membuka Pendaftaran Dana Pensiun 2026
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran bantuan dana pensiun 2026. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada akhir pekan lalu.
Dalam unggahannya terdapat video Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dengan narasi sebagai berikut:
"Kabar sangat baik khusus untuk Anda para pahlawan pensiunan di seluruh wilayah nusantara. Kami dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia resmi meluncurkan program bantuan finansial khusus yang siap mendampingi masa purnatugas Anda.
Program ini dirancang khusus untuk memastikan kesejahteraan Anda terjamin. Jangan lewatkan hak Anda yang bisa diklaim sekarang juga.
Perhatian kuota untuk program bantuan ini sangat terbatas jumlahnya jangan sampai Anda terlewat dan menyesal di kemudian hari.
Waktu Anda terbatas segera klik tautan pendaftaran sekarang juga dan raih kesempatan emas ini sebelum kuota habis hari ini."
Akun itu menambahkan narasi:
"PROGRAM BANTUAN DANA PENSIUN 2026 RESMI DI BUKA!!
kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia untuk mendapat bantuan dana pensiunan demi menunjang kesejahteraan di masa pensiun. segera lakukan pendaftaran dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan."
Lalu benarkah postingan video Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran bantuan dana pensiun 2026? Simak dalam artikel berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Video Sandiaga Uno Bagikan Bantuan Langsung Tunai dan Modal Usaha
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membagikan bantuan langsung tunai, modal usaha, dan sembako. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 21 Juni 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Alhamdulillah hari ini pembagian bantuan langsung tunai, modal usaha, dan sembako kepada yang membutuhkan berjalan dengan baik dan tidak hanya berlaku di Pulau Jawa saja kita akan cari di luar Pulau Jawa yang benar benar yang membutuhkan namun diganti dengan bantuan tunai.
Semoga bantuan ini dapat meringankan dan bermanfaat, jadi langsung saja menghubungi saya di Whatsapp, untuk menerimanya, ini ril bukan hoaks saya memberikan bukti bukan sekedar janji silakan dibuktikan"
Unggahan disertai caption:
"Jalin tautan dengan Sandiaga Salahuddin uno"
Terdapat menu kirim pesan dalam postingan yang beredar.
Lalu benarkah klaim video Sandiaga Uno membagikan bantuan langsung tunai, modal usaha, dan sembako? Simak dalam artikel berikut ini...
3. Cek Fakta: Hoaks Video Gibran Bagikan Bantuan Dana dengan Komentar di Facebook
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Wapres Gibran Rakabuming Raka membagikan bantuan dana hanya dengan berkomentar di Facebook. Postingan itu beredar sejak awal bulan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Juni 2026.
Dalam unggahannya terdapat video Wapres Gibran dengan narasi sebagai berikut:
"Saya hari ini mengumumkan kepada seluruh rakyat yang sedang membutuhkan biaya sekolah, biaya kuliah, bayar utang, modal usaha atau keluhan ekonomi bisa langsung cair dengan hanya like share dan komentar kamu dari kota mana sesimpel itu. Asal jangan dipergunakan untuk foya-foya saya akan membantu"
Akun itu menambahkan narasi "bagi yang membutuhkan"
Lalu benarkah postingan video Wapres Gibran Rakabuming Raka membagikan bantuan dana hanya dengan berkomentar di Facebook? Simak dalam artikel berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.