30 Pasukan Manggala Agni Dikerahkan Tangani Kebakaran TPA Jatiwaringin

Pasukan Manggala Agni sebelumnya membantu memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang.

oleh Muhamad Agil AliansyahDiterbitkan 04 Juli 2026, 17:06 WIB
Pasukan Manggala Agni memadamkan api di TPA Jatiwaringin. (Antara).

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan 30 personel Manggala Agni untuk mempercepat pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang hingga saat ini masih berlangsung.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho menyampaikan, pengerahan Manggala Agni merupakan tindak lanjut atas permohonan bantuan pemadaman dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) sekaligus wujud komitmen Kemenhut dalam mendukung penanganan kebakaran sebagai sumber emisi gas rumah kaca bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

"Sebagai bagian dari unsur pemerintah, Kemenhut memiliki sumber daya dan pengalaman dalam penanganan kebakaran, seperti pada kejadian kebakaran di beberapa TPA pada tahun 2023. Saat itu, Manggala Agni berhasil membantu memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang," ujar Dwi di Jakarta, Sabtu (4/7/2026), demikian dikutip dari Antara.

Dwi menambahkan, pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menerapkan strategi pemadaman pada kebakaran TPA yang memiliki karakteristik berbeda dengan kebakaran hutan dan lahan, terutama karena adanya timbunan sampah yang menghasilkan panas dan gas metana.

"Manggala Agni melaksanakan operasi pemadaman secara terpadu bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, dan memperkuat operasi water bombing yang dilaksanakan BNPB. Sinergi sumber daya ini diharapkan dapat mempercepat penanggulangan kebakaran sehingga dampak asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan," kata Dwi.

 

Strategi Pasukan Manggala Agni Padamkan Api

Sementara itu, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri mengemukakan, personel Manggala Agni yang dikerahkan telah terlatih lengkap dengan sarana dan prasarana untuk mempercepat pemadaman di area TPA.

"Sebagai langkah awal, tim Manggala Agni telah melakukan peninjauan lapangan, monitoring wilayah dan kordinasi bersama BNPB, BPBD dan Damkar Kabupaten Tangerang, Kementerian LH, TNI dan Polri terkait strategi operasional pemadaman yang akan diterapkan," ucap Thomas.

Dalam pelaksanaan operasi yang efektif, Manggala Agni akan menerapkan strategi penanganan 5M, yaitu Manajemen Asap, Manajemen Air, Manajemen SDM, Manajemen Sarana dan Prasarana, serta Manajemen Logistik.

"Proses pemadaman diawali dengan pengamanan sumber air dan penyiapan jalur suplai air. Tim Manggala Agni kemudian akan menerapkan metode kikis dengan mengeruk timbunan sampah secara bertahap sambil menyemprotkan air ke titik-titik bara api hingga padam," tutur dia.

Thomas menerima laporan dari lapangan bahwa estimasi area yang terdampak kebakaran sekitar 13 hektare berdasarkan data pengelola TPA Jatiwaringin. Kondisi di lokasi masih menunjukkan asap yang cukup tebal sehingga operasi pemadaman terus dilakukan secara intensif bersama seluruh elemen dari instansi yang terlibat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya