Hama Masuk ke Permukiman, Bulog Fumigasi Gudang Beras

Tanggapi keluhan warga Karawang soal gangguan hama gudang sewaan, Perum Bulog langsung lakukan sterilisasi intensif lewat metode fumigasi sulfur.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 04 Juli 2026, 15:45 WIB
Petugas bersepeda melintasi Sentra Penggilingan Padi Bulog di Karawang, Jawa Barat. Perum Bulog mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai posisi tertinggi. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog melalui Kantor Cabang Karawang bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait adanya hama gudang yang masuk ke area permukiman di sekitar gudang beras Bulog di Karawang. Gudang tersebut merupakan gudang pihak ketiga yang disewa oleh Bulog dan berada berseberangan dengan jalan kawasan permukiman warga.

Bulog menyampaikan permohonan maaf dan mengucapkan terima kasih atas laporan yang disampaikan masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan sekitar gudang.

Laporan tersebut menjadi perhatian serius bagi Bulog untuk segera melakukan langkah penanganan, baik dari sisi pengendalian hama di area gudang maupun penanganan dampak yang dirasakan warga sekitar.

Pemimpin Cabang Bulog Karawang Rafki Ismael menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif untuk menangani hama yang terindikasi menyebar hingga ke area permukiman warga.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan langkah teknis penanganan dapat berjalan cepat, terukur, dan tetap memperhatikan keamanan lingkungan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga sekitar gudang. Bulog merespons laporan ini dengan serius dan akan bertanggung jawab dalam menindaklanjuti keluhan serta dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Rafki di Karawang, Sabtu (4/7/2026).

 

Fumigasi Teknik Sulfur

Pekerja menumpuk beras yang diolah secara modern dengan mesin Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Karawang, Jawa Barat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun terhadap stok beras di gudang tersebut akan dilaksanakan tindakan perawatan melalui fumigasi dengan teknik sulfur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian hama gudang terpadu secara menyeluruh, terutama karena posisi gudang yang berdekatan dengan permukiman warga sehingga membutuhkan penanganan yang lebih intensif.

Selain penanganan di area gudang, Bulog bersama pengelola gudang juga menyiapkan langkah penanganan di sekitar area terdampak melalui spraying, fogging, dan lainnya. Upaya ini dilakukan untuk membantu mengendalikan hama yang masuk ke lingkungan warga serta memulihkan kenyamanan masyarakat sekitar.

 

Operasional Gudang Tetap Berjalan

Pekerja mengemas beras yang diolah secara modern dengan mesin Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Karawang, Jawa Barat. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bulog menegaskan bahwa keberadaan gudang merupakan bagian penting dari infrastruktur ketahanan pangan nasional. Namun, operasional gudang tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” tutup Rafki.

Bulog berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola pergudangan, pengendalian hama, serta komunikasi dengan masyarakat sekitar. Terhadap dampak yang dialami warga, Bulog akan bertanggung jawab menindaklanjuti dengan melakukan penanganan secara terukur dan berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya