Jelang Akhir Pekan, Cermati Sembilan Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak di kisaran 4.372-4.450 pada Jumat pekan ini.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 Februari 2014, 06:40 WIB
Menjelang akhir pekan pergerakan indeks saham masih melanjutkan penguatan. Meski demikian, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang masih bergantung pada kondisi bursa saham Asia dan global.

Analis PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo menilai, penguatan IHSG masih dipengaruhi sentimen rilis data makro ekonomi Indonesia yang baru dikeluarkan.

Data ekonomi itu mulai dari pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,78% pada 2013 dan surplus yang terjadi pada Desember 2013.
Ia memproyeksikan, IHSG masih melanjutkan penguatannya secara teknikal. Namun penguatan itu tergantung dari kondisi bursa saham global dan regional. IHSG akan bergerak di kisaran 4.400-4.450.

"Semua tergantung Dow Jones. Akan tetapi IHSG masih melanjutkan kenaikan, bila IHSG tembus di atas resistance 4.450 maka kemungkinan melaju ke 4.525," ujar Satrio, yang ditulis, Jumat (7/2/2014).

Analis PT Sinarmas Sekuritas, Christandi Rheza menuturkan, indeks saham akan bergerak menguat di kisaran 4.372-4.450 pada Jumat pekan ini. Perdagangan saham akan dipengaruhi rilis data ekonomi makro Eropa dan Amerika Serikat, serta China.

"Perdagangan Jumat akan dipengaruhi data interest rate Euro Area yang diperkirakan stagnan di 0,25%. Data neraca perdagangan Amerika Serikat yang diperkirakan defisit US$ 36 miliar dari sebelumnya US$ 34,25 miliar, dan initial jobless claims US," kata Christandi.

Rekomendasi Saham

Christandi mengatakan, saham-saham yang dapat diperhatikan menjelang akhir pekan ini antara lain saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Tambang Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT London Sumatra Tbk (LSIP).

Sementara itu, Satrio memilih saham-saham LSIP, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),.

"Speculative buy untuk saham-saham tersebut," kata Satrio. (Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya