Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Digelar 7 Hari

Di kota mana Ali Khamenei akan dimakamkan?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 03 Juli 2026, 13:01 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. (Dok. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran via AP)

Liputan6.com, Teheran - Pemerintah Iran akan menggelar prosesi pemakaman selama tujuh hari bagi Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei mulai 3 Juli 2026. Jutaan pelayat diperkirakan akan menghadiri rangkaian upacara yang berlangsung di sejumlah kota di Iran hingga Irak.

Prosesi pemakaman yang semula dijadwalkan berlangsung pada Maret lalu itu ditunda akibat perang berkepanjangan antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (3/7/2026).

Khamenei berpulang pada usia 86 tahun setelah gugur dalam serangan udara gabungan AS-Israel yang menghantam kompleks kediamannya. Sejumlah anggota keluarganya juga dilaporkan menjadi korban dalam serangan tersebut.

Rangkaian pemakaman akan diawali di Teheran pada 3 Juli dengan penghormatan terakhir dari para pemimpin dunia, pejabat tinggi negara, ulama, dan cendekiawan dari berbagai negara.

Pada 4-5 Juli, peti jenazah Khamenei beserta beberapa anggota keluarganya akan disemayamkan di Grand Mosalla, Teheran, agar masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir. Kompleks ibadah terbesar di Iran itu selama ini menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai acara keagamaan dan kenegaraan berskala besar.

Prosesi kemudian berlanjut pada 6-7 Juli menuju berbagai wilayah di Teheran sebelum dibawa ke Kota Qom, sekitar 120 kilometer di selatan ibu kota. Qom dikenal sebagai pusat pendidikan Islam Syiah di Iran dan menjadi tempat berdirinya seminari terbesar di negara itu, tempat Khamenei pernah menempuh pendidikan agama.

Pada 8 Juli, jenazah akan dibawa ke Irak. Pemerintah Iran dan Irak dijadwalkan menggelar resepsi resmi di Bandara Internasional Najaf sebelum prosesi dilanjutkan ke Kota Najaf dan Karbala.

Najaf merupakan lokasi Makam Imam Ali, salah satu situs paling suci bagi umat Islam Syiah. Sementara Karbala menjadi tempat Makam Imam Hussein dan Abbas, dua tokoh yang memiliki posisi sentral dalam sejarah dan tradisi Islam Syiah.

Rangkaian pemakaman akan ditutup pada 9 Juli ketika jenazah Khamenei dipulangkan ke Iran untuk dimakamkan di kompleks Makam Imam Reza di Kota Mashhad.

Mengenal Kota Mashhad

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei (Dok. AFP)

Mashhad merupakan kota kelahiran Khamenei pada 1939 sekaligus kota tempat ia menghabiskan masa kecil dan memulai pendidikan agama sebelum melanjutkan studi ke Qom.

Pemakaman di dekat Makam Imam Reza, imam kedelapan dalam tradisi Syiah, dipandang sebagai penghormatan tertinggi bagi seorang ulama sekaligus pemimpin negara.

Prosesi ini juga menjadi upacara kenegaraan besar pertama pada masa pemerintahan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei. Hingga kini, Mojtaba belum tampil di hadapan publik sejak perang Iran melawan AS dan Israel pecah sekitar empat bulan lalu.

Ali Khamenei memimpin Iran sejak 1989 setelah wafatnya Ayatollah Ruhollah Khomeini, tokoh Revolusi Islam 1979 dan pemimpin tertinggi pertama Republik Islam Iran. Selama lebih dari tiga dekade memimpin, Khamenei berperan besar dalam membentuk struktur militer dan aparat keamanan Iran serta menjadi otoritas politik dan keagamaan tertinggi di negara tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya