Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang masih bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk berolahraga di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Sebagian orang meyakini pagi hari merupakan waktu yang paling ideal untuk berolahraga karena tubuh masih segar dan jadwal belum dipenuhi berbagai kesibukan.
Namun, tidak sedikit pula yang memilih sore atau malam setelah seluruh pekerjaan selesai. Lantas, benarkah ada satu waktu yang paling efektif untuk mendapatkan manfaat olahraga secara maksimal?
Advertisement
Menurut para ahli, melansir Healthline, Jumat, 3 Juli 2026, jawabannya tidak sesederhana memilih pagi atau sore. Tidak ada waktu yang bisa dianggap paling tepat untuk semua orang.
Waktu terbaik untuk berolahraga bergantung pada berbagai faktor, mulai dari tujuan kebugaran, kondisi tubuh, jam biologis, tingkat energi, hingga rutinitas harian yang dijalani.
Karena itu, olahraga yang dilakukan secara konsisten pada waktu yang sesuai dengan gaya hidup akan memberi manfaat yang lebih besar dibandingkan memaksakan jadwal tertentu yang sulit dipertahankan.
Meski demikian, setiap waktu memiliki keunggulannya masing-masing. Olahraga pada pagi hari membantu membangun kebiasaan karena lebih kecil kemungkinannya terganggu oleh agenda yang muncul sepanjang hari.
Sementara itu, latihan pada sore hingga awal malam dinilai mampu meningkatkan performa fisik karena suhu tubuh sedang berada pada puncaknya sehingga otot lebih hangat dan fleksibel. Lalu, apa saja manfaat berolahraga pada pagi, sore, maupun malam hari? Simak penjelasan lengkapnya berikut.
Manfaat Berolahraga Pagi
Berolahraga pada pagi hari menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin membangun kebiasaan hidup sehat, sekaligus mencapai target kebugaran jangka panjang.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin berolahraga di pagi hari cenderung lebih konsisten karena sesi latihan dapat diselesaikan sebelum aktivitas lain menyita waktu.
Selain itu, olahraga pagi memicu pelepasan hormon endorfin yang membantu meningkatkan suasana hati, energi, dan produktivitas sepanjang hari. Olahraga pagi juga bermanfaat bagi metabolisme.
Sejumlah studi menemukan bahwa berolahraga sebelum sarapan dapat meningkatkan pembakaran lemak dan membantu mengendalikan nafsu makan, sehingga berpotensi mendukung program penurunan berat badan. Aktivitas ini juga dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
Meski begitu, suhu tubuh pada pagi hari masih relatif rendah. Karena itu, lakukan pemanasan dinamis secara bertahap agar otot lebih siap bergerak dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Keunggulan Berolahraga Sore
Jika tujuan Anda adalah meningkatkan kekuatan otot melalui angkat beban atau latihan berintensitas tinggi, sore hari menjadi waktu yang ideal untuk berolahraga. Pada waktu ini, suhu tubuh berada di titik tertinggi sehingga otot lebih hangat dan fleksibel.
Kondisi tersebut membuat kekuatan, koordinasi, kecepatan reaksi, serta daya tahan tubuh ikut meningkat, sehingga latihan seperti angkat beban maupun HIIT dapat dilakukan dengan lebih optimal.
Selain itu, kemampuan tubuh dalam menyerap dan menggunakan oksigen juga mencapai puncaknya pada sore hari. Hal ini membuat latihan berat terasa lebih nyaman sekaligus membantu meningkatkan performa.
Sebaiknya jadwalkan waktu latihan sejak awal agar sesi olahraga tidak terganggu oleh kesibukan. Pastikan pula Anda mengonsumsi makan siang bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat dan protein agar energi tetap terjaga selama berolahraga.
Apakah Olahraga Malam Aman?
Berolahraga pada malam hari tetap bermanfaat, terutama untuk membantu meredakan stres dan mengurangi rasa lelah setelah beraktivitas seharian. Namun, para ahli menyarankan agar latihan berintensitas tinggi tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.
Pasalnya, itu dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, sehingga tubuh lebih sulit rileks. Jika ingin berolahraga pada malam hari, selesaikan latihan setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur.
Pilih aktivitas berintensitas ringan hingga sedang, seperti yoga, peregangan, atau latihan kekuatan ringan, lalu akhiri dengan pendinginan dan tetap terhidrasi agar kualitas tidur terjaga.
Pada akhirnya, tidak ada waktu yang paling ideal untuk semua orang. Waktu terbaik adalah yang sesuai dengan rutinitas, kondisi tubuh, dan tingkat energi sehingga dapat dijalani secara konsisten. Konsistensi berolahraga akan memberi manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan hanya berfokus pada waktu latihan.