Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan saham Jumat pagi, (3/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini di tengah bursa saham Asia yang bervariasi dan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah masih perkasa.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 1,07% menjadi 5.806,16. Saat dipantau pukul 09.05 WIB, IHSG melonjak 2,04% menjadi 5.861. Indeks saham LQ45 melompat 2,46% menjadi 579. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG masih berada di fase downtrendnya. Pihaknya memperkirakan penguatan IHSG selama 3 hari ini masih berada pada fase rebound dalam jangka pendeknya.
“Kami memperkirakan, penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang kompak menguat ditambah dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang saat ini berada di 17.990, kemudian dari penguatan harga emas dunia yang juga menguat dan diperkirakan menjadi katalis positif bagi emiten yang berkorelasi,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.866,33 dan level terendah 5.805,92. Sebanyak 382 saham menguat sehingga angkat IHSG. 103 saham melemah dan 169 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 117.045 kali dengan volume perdagangan saham 1,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 998 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.940.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic melonjak 3,34%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 1,82%, sektor saham industri menguat 3,01%, sektor saham consumer nonsiklikal melesat 0,91%.
Lalu sektor saham consumer siklikal menanjak 0,84%, sektor saham kesehatan melambung 1,59%, sektor saham keuangan bertambah 1,17%, sektor saham properti mendaki 1,13%, sektor saham teknologi naik 1,25%. Kemudian sektor saham infrastruktur menanjak 1,42% dan sektor saham transportasi bertambah 0,62%.
Pada awal sesi perdagangan, saham BBCA meroket 2,59% menjadi Rp 5.950 per saham. Harga saham BBCA dibuka naik 125 poin menjadi Rp 5.925 per saham. Saham BBCA berada di level tertinggi Rp 5.975 dan level terendah Rp 5.900 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.035 kali dengan volume perdagangan saham 172.785 saham. Nilai transaksi Rp 102,7 miliar.
Gerak Saham
Harga saham BBRI naik 0,74% menjadi Rp 2.710 per saham. Harga saham BBRI dibuka ke Rp 2.710 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 2.690 per saham. Harga saham BBRI berada di level tertinggi 2.740 dan terendah Rp 2.710 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.299 kali dengan volume perdagangan saham 475.252 saham. Nilai transaksi Rp 129,5 miliar.
Harga saham BMRI naik 3,08% menjadi Rp 4.020 per saham. Harga saham BMRI dibuka menguat 50 poin menjadi Rp 3.950 per saham. Saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.040 dan terendah Rp 3.950 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.228 kali dengan volume perdagangan saham 230.515 saham. Nilai transaksi Rp 92,7 miliar.
Saham BBNI naik 2,52% menjadi Rp 3.250 per saham. Harga saham BBNI dibuka ke Rp 3.210 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 3.170 per saham. Harga saham BBNI berada di level tertinggi Rp 3.270 dan terendah Rp 3.210 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.110 kali dengan volume perdagangan saham 45.911 saham. Nilai transaksi Rp 14,9 miliar.