Liputan6.com, Singapura - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui usulan penjualan 67 rudal AGM-114R Hellfire kepada Singapura dalam paket pertahanan senilai sekitar Rp 401 miliar.
Departemen Luar Negeri AS dalam pemberitahuan kepada Kongres pada 30 Juni menyatakan paket tersebut mencakup rudal udara-ke-darat berpemandu presisi AGM-114R Hellfire beserta peralatan dan layanan pendukung terkait, dikutip dari Straits Times, Kamis (2/7/2026).
Advertisement
Nilai awal kontrak tercatat sebesar Rp 223 miliar dan tidak memerlukan pemberitahuan kepada Kongres. Namun, setelah Pemerintah Singapura mengajukan pembelian tambahan sebanyak 24 rudal Hellfire beserta dukungan logistiknya, total nilai transaksi meningkat menjadi sekitar Rp 401 miliar sehingga melampaui batas yang mewajibkan notifikasi kepada Kongres.
Perusahaan pertahanan AS, Lockheed Martin, ditunjuk sebagai kontraktor utama dalam pengadaan tersebut.
Sesuai prosedur, Kongres AS memiliki waktu 30 hari untuk meninjau dan memutuskan apakah akan menyetujui atau menolak usulan penjualan tersebut. Untuk Singapura, ambang batas pemberitahuan Kongres ditetapkan bagi penjualan peralatan pertahanan utama.
Menanggapi rencana pembelian itu, Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) menyatakan rudal Hellfire akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pelatihan dan operasional Angkatan Udara Republik Singapura.
Rudal tersebut akan dipasang pada helikopter serang multiguna AH-64D Apache yang dioperasikan Angkatan Bersenjata Singapura.
"MINDEF dan Angkatan Bersenjata Singapura mengambil pendekatan strategis jangka panjang dalam pengadaan alutsista untuk memastikan setiap keputusan dilakukan secara bijaksana, hemat biaya, dan sesuai kebutuhan pertahanan, sekaligus menjaga kesiapan operasional," kata juru bicara MINDEF.
Departemen Luar Negeri AS menyatakan penjualan tersebut sejalan dengan kebijakan luar negeri dan kepentingan keamanan nasional Washington karena akan memperkuat kemampuan salah satu mitra strategisnya di Asia.
Menurut pemerintah AS, peningkatan kemampuan pertahanan Singapura dinilai penting untuk mendukung stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di kawasan Asia.