Survei: Dua Pertiga Warga Ukraina Ingin Damai dengan Rusia

Survei ini muncul di tengah terus berlanjutnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 01 Juli 2026, 19:40 WIB
Warga setempat berjalan di halaman sebuah lingkungan perumahan yang rusak parah setelah serangan Rusia di Odesa, Ukraina, Jumat 24 April 2026. Gelombang serangan udara Rusia yang menggunakan kombinasi pesawat nirawak (drone) dan rudal kembali menghantam jantung permukiman warga Ukraina. (AP Photo/Michael Shtekel)

Liputan6.com, Kyiv - Sebanyak dua pertiga warga Ukraina mendukung dimulainya perundingan dengan Rusia untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun, berdasarkan hasil survei yang dirilis Gallup pada Selasa (30/6/2026).

Survei tersebut menunjukkan 66 persen responden menginginkan pemerintah Ukraina segera memulai negosiasi dengan Rusia guna mencari penyelesaian konflik. Sementara itu, kurang dari seperempat responden menolak gagasan tersebut, sedangkan 11 persen lainnya menyatakan belum menentukan sikap.

Gallup tidak mengungkapkan secara rinci waktu pelaksanaan survei, jumlah responden, maupun margin kesalahan statistik dalam jajak pendapat tersebut, dikutip dari laman Antara News, Rabu (1/7).

Hasil survei itu muncul di tengah terus berlanjutnya upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina.

Pemerintah Rusia berulang kali menyatakan siap menempuh penyelesaian melalui jalur perundingan. Moskow menyebut pembicaraan damai harus mengacu pada kesepahaman yang dicapai Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam KTT Alaska.

Menurut Rusia, kerangka penyelesaian konflik harus mencakup penghapusan apa yang disebut Moskow sebagai "akar penyebab konflik", yakni ancaman terhadap keamanan nasional Rusia.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Ukraina terkait hasil survei Gallup tersebut maupun pernyataan terbaru Rusia mengenai kesiapan bernegosiasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya