Lokasi Kopdes di Langgenharjo Pati Viral, Kades Buka Suara

Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, akhirnya buka suara terkait kabar viral pembangunan kopdes di desanya.

oleh Arief PramonoDiterbitkan 01 Juli 2026, 12:06 WIB
Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, saat meninjau pembangunan koperasi desa merah putih di Pati. (Liputan6.com/ Arif Pramono)

Liputan6.com, Pati - Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, akhirnya buka suara terkait kabar viral bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di desanya tersebut. Pihaknya menyebut bahwa pembangunan KDMP telah melalui mekanisme musyawarah desa (Musdes). Selain itu, telah disepakati oleh masyarakat serta unsur Pemerintahan Desa Langgenharjo.

"Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut," terang Rustamaji.

Ia menjelaskan, pada awalnya pembangunan KDMP sempat direncanakan di area lapangan voli desa setempat. Namun setelah melalui musyawarah, masyarakat meminta agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas umum sehingga lokasi pembangunan dipindahkan ke titik saat ini.

"Awalnya memang di lapangan voli. Tetapi masyarakat masih membutuhkan lapangan tersebut, sehingga kami pindahkan ke lokasi sekarang agar fasilitas olahraga tetap dapat digunakan," jelasnya.

Pembelaan Kades

Menanggapi beredarnya video di media sosial yang dibuat oleh seorang YouTuber bernama Apro yang menyebut KDMP berada di kawasan 'jalan setapak', Rustamaji menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyebut konten tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Sebab narasinya tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

"Video yang dibuat oleh YouTuber Apro terkait lokasi KDMP di jalan setapak itu tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami meminta agar dalam membuat konten harus lebih berhati-hati dan tidak menggiring opini negatif terhadap KDMP Langgenharjo," tegas Rustamaji.

Rustamaji juga menegaskan bahwa lokasi pembangunan KDMP berada di kawasan tambak dan di samping Embung Langgenharjo yang dikelola Balai Besar Wilayah Sungai Juwana, ramai dengan aktivitas masyarakat serta potensi ekonomi, bukan wilayah kosong seperti yang dinarasikan dalam sebagian konten media sosial.

"Kawasan ini bukan sepi. Banyak aktivitas masyarakat seperti memancing, berjalan-jalan, dan kegiatan lainnya. Jadi tetap memiliki potensi ekonomi," terang Rustamaji.

Ia menambahkan, KDMP Langgenharjo segera difungsikan sebagai pusat pengembangan unit usaha desa, khususnya sektor perdagangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa setempat.

"Selain itu, KDMP juga disiapkan untuk mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi desa, " tukasnya.

Terkait bantuan kendaraan operasional bagi KDMP Langgenharjo, Rustamaji menyebut bantuan tersebut masih menunggu penyelesaian pembangunan gedung.

"Untuk kendaraan operasional masih menunggu. Biasanya diberikan setelah pembangunan selesai 100 persen," imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, telah meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati, termasuk di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, yang sempat viral di media sosial.

Dandim Timotius Berlian Yogi Ananto, meninjau langsung progres pembangunan KDMP Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, untuk memastikan program pemberdayaan ekonomi desa berjalan sesuai rencana.

Dalam kunjungan pada Selasa (30/6/2026) sore tersebut, Dandim Yogi tiba menggunakan sepeda motor dinas yang dikawal sejumlah personel TNI. Di lokasi, Dandim juga berdialog dengan Kepala Desa dan aparat desa mengenai perkembangan pembangunan KDMP yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya