Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Menag Nasaruddin Umar menjelaskan korupsi yang dilakukan secara syariah itu aman. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 1 Juli 2026.
Advertisement
Dalam unggahannya terdapat foto Menag Nasaruddin dengan narasi:
"Kementerian Agama Nasaruddin Umar Menjelaskan "Korupsi Yang Dilakukan Secara Syariah dan Prosedur Yang Tepat Itu Aman"
Akun itu menambahkan narasi:
"Aman Bos Korup aja Sampai Perutmu Pecah Kekenyangan Tamak dan Rakus"
Lalu benarkah postingan Menag Nasaruddin Umar menjelaskan korupsi yang dilakukan secara syariah itu aman?
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kementerian Agama (Kemenag). Bantahan itu disampaikan melalui situs Kemenag.go.id pada 30 Juni 2026.
"Menteri Agama dan Kementerian Agama tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti yang tercantum dan dinarasikan dalam konten tersebut. Itu merupakan informasi palsu alias hoaks yang mencatut nama Kemenag dan Menag Nasaruddin Umar," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar.
"Thobib menambahkan, upaya pencegahan tindak pidana korupsi merupakan agenda yang terus diikhtiarkan Kemenag melalui berbagai kebijakan dan program.
"Yang paling terbaru, Kemenag bersama KPK menandatangani perpanjangan Perjanjian Kerja Sama terkait Whistleblowing System (WBS) terintegrasi," ujarnya menambahkan.
Sumber:
https://kemenag.go.id/nasional/cek-fakta-hoaks-menag-bolehkan-korupsi-asal-sesuai-syariat-dan-prosedur-0Zxt3
Kesimpulan
Postingan Menag Nasaruddin Umar menjelaskan korupsi yang dilakukan secara syariah itu aman adalah hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.