Liputan6.com, Jakarta - Petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Barat (Sudinsos Jakbar) mengamankan seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Stasiun Duri, Tambora, Selasa (30/6/2026).
Menurut Kepala Sudinsos Jakbar Fajar Laksono, pria bernama Reyhan (20) asal Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat itu diamankan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), setelah menerima laporan dari pihak Stasiun Duri.
Advertisement
"Sudah diamankan oleh teman-teman P3S. Untuk sementara, ada indikasi ODGJ," ujar Fajar, melansir Antara, Selasa (30/6/2026).
Saat ini, lanjut dia, pria itu telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat untuk dilakukan asesmen lebih lanjut.
"Sudah dirujuk ke Panti Sosial Kedoya guna mendapatkan penanganan sosial yang lebih baik," ucap Fajar.
Sebelumnya, dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @wargajakarta.id, nampak pria itu tidak mengenakan baju dan digiring oleh beberapa orang petugas keamanan keluar dari Stasiun Duri. Saat digiring, pria itu berteriak nyaring sambil memberontak untuk dilepaskan.
"Gue mahasiswa, calon mahasiswa taruna Akpol. AHY, tolong, Bapak Prabowo, Wakil Presiden, tolong, tolong, tolong," teriak pria tersebut.
Perilaku Tidak Wajar
Dalam keterangan video itu, pihak Commuter Line awalnya mendapati pria itu berlaku tidak wajar dengan tidak mengenakan baju di dalam area stasiun. Kemudian, para petugas menyeret pria itu keluar, dengan kondisi pria tersebut berteriak-teriak dan memberontak.
Sebelumnya, Suku Dinas Sosial Jakarta Barat telah menjaring sebanyak 929 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) pada Januari hingga Juni 2026.
"Pada Januari 143 orang, Februari 203 orang, Maret 139 orang, April 168 orang, Mei 160 orang, dan Juni 116 orang. Total PMKS dijaring petugas itu ada 929 orang," lanjut Fajar.
Dari total PMKS tersebut, gelandangan menjadi kategori terbanyak dengan 240 orang. Selanjutnya, diikuti psikotik atau ODGJ sebanyak 184 orang, dan pengatur lalu lintas tidak resmi (pak ogah) 135 orang.
Fajar menuturkan petugas Sudinsos melalui Satgas P3S menjaring PMKS tersebut di beberapa titik rawan di wilayah Jakbar.
"Beberapa yang rawan itu Terminal Kalideres, flyover Cengkareng, flyover Slipi, flyover Tomang, flyover Grogol, flyover Jembatan Dua dan sekitar kawasan Kota Tua," pungkas Fajar.