Israel Incar Nyawa Mojtaba Khamenei

Israel juga mengancam akan kembali menyerang Iran.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 30 Juni 2026, 14:01 WIB
Mojtaba Khamenei (tengah), putra Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat menghadiri aksi tahunan Hari Quds atau Hari Yerusalem di Teheran, Iran, pada 31 Mei 2019. (Dok. AP/Vahid Salemi)

Liputan6.com, Tel Aviv - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan militer negaranya menargetkan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, untuk dibunuh jika situasi mengharuskannya.

"Kami menargetkannya untuk dibunuh," kata Katz saat ditanya mengenai Mojtaba Khamenei.

Katz mengatakan, Israel tengah bersiap menghadapi kemungkinan Iran kembali melancarkan serangan rudal.

"Kami sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa Iran akan menembaki kami. IDF siap baik secara defensif maupun ofensif. IDF siap untuk menangkis dan menyerang," ujarnya, dikutip dari laman Ynet News, Selasa (30/6/2026).

Ia menambahkan, Israel tidak akan ragu menempatkan warga dalam status siaga apabila terdapat ancaman nyata.

"Jika kami melihat bahaya nyata, kami akan memperingatkan masyarakat di dalam negeri dan melancarkan serangan," katanya.

Menurut Katz, Iran masih memiliki persediaan rudal dan kemampuan untuk meluncurkannya. Namun, ia mengklaim kemampuan ofensif Israel dapat dengan cepat menekan serangan tersebut.

Katz juga mengeklaim Israel telah meraih "prestasi besar" dalam operasi militernya terhadap Iran. Menurut dia, serangan-serangan itu telah menyebabkan "kerusakan besar" dan melenyapkan "kepala program pemusnahan mereka".

Ia turut mengklaim para pemimpin Iran, termasuk pimpinan Hizbullah, Hamas, dan Houthi, kini berada di bunker.

Dalam kesempatan itu, Katz kembali menegaskan Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

Ia menyebut Iran sebagai "pedagang ulung" yang berupaya memperoleh konsesi melalui proses negosiasi.

"Jika mereka melakukannya melalui kesepakatan, itu akan lebih baik," ujar Katz.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya