Liputan6.com, Jakarta - Republik Demokratik Kongo mengukir sejarah besar pada Sabtu 27 Juni 2028 waktu Amerika Serikat atau Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB. Kongo untuk pertama kalinya meraih kemenangan di ajang Piala Dunia. Tak cuma menang, RD Kongo juga mengukir sejarah lainnya.
Secara luar biasa Kongo mampu menang 3-1 atas Uzbekistan dii Mercedes-Benz Stadium, Amerika Serikat. Kemenangan ini membuat Kongo juga menorehkan tinta emas lainnya, lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Advertisement
Sebelum melawan Uzbekistan, sebagai tim debutan, RD Kongo belum pernah menang di ajang empat tahunan buatan FIFA itu. Kongo meraih satu imbang dan satu kekalahan. Untuk bisa lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026, wajib menang guna mengamankan tiket sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.
Kongo menghadapi cobaan berat. Pertandingan baru berjalan 10 menit, gawang wakil Afrika itu sudah kebobolan oleh aksi bintang Uzbekistan Eldor Shomurodov.
Kongo sempat menyamakan skor melalui Nathanael Mbuku di menit 17 tapi dianulir wasit karena terjadi pelanggaran terlebih dahulu. Kongo baru bisa mencetak gol di babak kedua.
Penalti Yoane Wissa di menit 68 membuat papan skor imbang 1-1. Kongo kemudian berbalik unggul selang 10 menit kemudian lewat gol dari Fiston Mayele.
Wissa mencetak gol keduanya di masa injury time babak kedua untuk memastikan kemenangan Kongo 3-1. Kongo pun bisa mengukir sejarah lolos ke babak 32 besar pada debutnya di ajang Piala Dunia.
Korea Selatan Pulang Kampung
Kongo finis di peringkat tiga Grup K dengan poin empat. Keberhasilan Kongo menang atas Uzbekistan justru membuat Korea Selatan dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Korea Selatan tidak bisa mengklaim satu tiket sebagai salah satu peringkat tiga terbaik. Korea cuma meraup tiga poin sehingga terlempar dari klasemen delapan peringkat tiga terbaik.
Kongo Ikuti Tanjung Verde
Kongo menjadi tim debutan kedua yang bisa langsung merasakan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kongo mengikuti jejak Tanjung Verde yang sudah lebih dulu lolos meski tak pernah menang sekalipun.
Tanjung Verde meraih tiga hasil imbang atas Spanyol, Uruguay dan Arab Saudi sehingga menjadi runner up grup. Tanjung Verde langsung bersua Argentina di babak 32 besar. Argentina merupakan juara bertahan.