Hoaks Iringi Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Simak Faktanya

Hoaks iringi kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, simak beberapa di antaranya!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 28 Juni 2026, 18:00 WIB
Hoaks iringi kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, simak beberapa di antaranya!

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah hoaks mengiringi kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Pernyataan Pengacara Yakub Hasibuan Menyesal Ditipu Jokowi

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim pengacara Yakub Hasibuan menyesal ditipu Jokowi. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Juni 2026.

Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar Breaking News dengan logo Inews bernarasi sebagai berikut:

"Kuasa Hukum Jokowi, Yakub Hasibuan Memberikan Keterangan Resmi Bahwa Ijazah Jokowi Palsu, Yakub Hasibuan Merasa Menyesal Telah Ditipu Jokowi.

Yakub Hasibuan, Saya Sebagai Pengacara Hukum, Tahu Betul Orang Yang Suka Berbohong Dilihat Dari Bahasa Isyarat Gerak Tubuh Jokowi Seorang Pembohong Besar"

Akun itu menambahkan narasi:

"Satu persatu Terbongkar Kuasa hukum Jokowi memberikan keterangan resmi bahwa ijazah Jokowi palsu"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim pengacara Yakub Hasibuan menyesal ditipu Jokowi? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Menteri Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sudah Sah di Mata Hukum

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra menyebut ijazah Jokowi sudah sah di mata hukum. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 28 April 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Menteri Yusril dengan narasi:

"Yusril Sebut Ijasah Jokowi Sah di Mata Hukum...!! Kalo Palsu Sudah Digugat Dari Dulu Ngapain Ribut Sekarang"

Akun itu menambahkan narasi:

"Mengatakan bahwa ijazah jokowi telah sah dimata hukum dan ga usah lagi diperdebatkan..

Kalau palsu harusnya daridulu digugat ngapain baru sekarang diributkan.

Masyarakat diminta agar tidak lagi meributkan ijazah jokowi masih banyak urusan lain yang harus diselesaikan

Kita sudahi semuanya dan harus bersatu demi membangun bangsa..."

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra menyebut ijazah Jokowi sudah sah di mata hukum? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Artikel Mahkamah Internasional Sebut Ijazah Jokowi Asli

Beredar di media sosial postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Januari 2026.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Breaking News: The International Court Declared Joko Widodo's Diploma Genuine"

Akun itu menambahkan narasi:

"Buahahahaha....modelan TERMUL JONGOS TKA TIONGKOK kek gini mana pernah bisa berargumen.

Postinganye aye skak terus kabooorr...auto d hapus!!! SKAK MAD!!!"

Lalu benarkah postingan artikel Mahkamah Internasional memastikan ijazah mantan Presiden Jokowi asli? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya