Viral Duel 1 Lawan 1 Pelajar Cianjur di Tengah Hutan, Dipicu Masalah Sepele

Saat diciduk polisi, mereka hanya tertunduk lesu.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 27 Juni 2026, 19:36 WIB
Enam Pelajar Saat Diamankan Polisi (Dok: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengamankan enam orang pelajar SMA dan SMK di Cianjur yang terlibat duel 1 lawan satu. Peristiwa yang direkam tersebut viral di media sosial.

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan keenam pelajar tersebut merupakan siswa dari salah satu SMA di Kecamatan Cibeber dan SMK di Kecamatan Campaka. Ide duel mengikuti tren konten di media sosial.

IT, SH, MK, UJ, RD, dan KS juga berdalih aksi duel satu lawan satu karena mereka kerap ditantang siswa dari sekolah lain. Akhirnya membuat janji bertemu di tengah hutan yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Cibeber dan Campaka.

"Kami langsung mengamankan enam orang pelaku yang terlibat duel satu lawan satu yang videonya viral di media sosial, kami juga memanggil pihak sekolah dan orang tuanya," kata Kapolres dikutip dari Antara, Sabtu (27/6/2026).

Di antara enam pelajar yang diamankan, satu murid sudah lulus juga diamankan. Semuanya masih menjalani pemeriksaan.

Pihaknya akan memproses para pelajar sesuai dengan peraturan perundangan anak terlebih ketika ditemukan unsur pidana. Namun pihaknya tetap mengutamakan pembinaan dengan harapan mereka tidak kembali mengulangi kesalahan yang sama.

Guna mengantisipasi hal serupa, pihaknya meminta pihak sekolah dan orang tua lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap anak baik di lingkungan sekolah atau saat berada di lingkungan tempat tinggal.

"Seluruh lapisan masyarakat harus ikut berperan dalam membina anak usia pelajar agar terwujud generasi emas, tidak terjebak dalam kebiasaan atau tren negatif terutama di media sosial," katanya.

 

Pengakuan Siswa

Salah seorang siswa SMA di Cibeber pelaku duel IT (16) mengaku kerap ditantang siswa dari SMK di Kecamatan Campaka melalui pesan di media sosial. Merasa tak terima, mereka membuat janji untuk bertemu di kawasan hutan di perbatasan antarkecamatan.

"Karena sering ditantang akhirnya saya bersama teman-teman menyanggupi tantangan tersebut, kami bertemu di hutan di dekat perbatasan Cibeber-Campaka, sempat direkam dan disebar ke media sosial," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya