Pelatih Norwegia Tetap Bangga Meski Timnya Dibantai Prancis 1-4

Stale Solbakken tetap memuji perjuangan Norwegia meski kalah 1-4 dari Prancis. Ia juga menjelaskan alasan mengistirahatkan para pemain inti jelang babak gugur.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 27 Juni 2026, 10:43 WIB
Pemain Prancis, Kylian Mbappe berbincang dengan pemain Norwegia, Erling Haaland, setelah pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Sabtu (27/6/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, Jakarta - Stale Solbakken tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Norwegia setelah kalah 1-4 dari Prancis pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. Meski gagal menjadi juara grup, Norwegia tetap melangkah ke babak 32 besar sebagai runner-up.

Prancis tampil dominan lewat hat-trick Ousmane Dembele. Solbakken sengaja menurunkan tim lapis kedua dengan mengistirahatkan 10 pemain inti, termasuk Erling Haaland, demi menjaga kebugaran menghadapi fase gugur.

Norwegia beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya sehingga mampu dimanfaatkan Prancis menjadi peluang berbahaya. Meski demikian, Solbakken menilai timnya tetap mampu menciptakan sejumlah kesempatan sepanjang pertandingan.

Selanjutnya Norwegia akan menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar yang digelar di Dallas pada 1 Juli. Solbakken berharap para pemainnya berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi laga penting tersebut.


Solbakken Tetap Apresiasi Semangat Juang Para Pemain

Maxence Lacroix (26) dari Prancis membantu Joergen Strand Larsen (11) dari Norwegia berdiri setelah Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 dalam pertandingan Grup I Piala Dunia di Foxborough, Mass., dekat Boston, Sabtu, 27 Juni 2026. (AP Photo/Steven Senne)

Solbakken mengakui kecepatan serangan balik Prancis menjadi faktor utama yang menyulitkan timnya. Namun, ia menilai para pemain Norwegia tetap menunjukkan keberanian menyerang dan mampu menciptakan peluang.

Norwegia bahkan memperoleh beberapa peluang emas, termasuk penalti yang gagal dimanfaatkan Jorgen Strand Larsen pada awal babak kedua. Meski hasil akhir tidak memihak, Solbakken merasa para pemain pantas mendapat apresiasi atas penampilan mereka.

"Permainan berubah sangat cepat ketika kami beberapa kali kehilangan bola. Dalam menyerang, kami mampu menciptakan peluang sepanjang pertandingan sehingga para pemain pantas mendapatkan apresiasi. Bukan hanya di babak kedua, pada babak pertama pun kami menciptakan peluang-peluang besar," ujar Solbakken.

"Kami memiliki empat peluang besar pada babak pertama sehingga saya rasa kami layak mendapat pujian. Namun, Anda tidak boleh kehilangan bola di area-area tertentu saat menghadapi tim seperti ini karena mereka bisa menyerang balik dengan sangat cepat," tegas Solbakken.


Solbakken Jelaskan Alasan Mengistirahatkan Haaland

Erling Haaland #9 dari Timnas Norwegia merayakan gol pertama timnya selama pertandingan Grup I Piala Dunia 2026 antara Irak dan Norwegia di Stadion Boston pada 16 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Justin Setterfield/Getty Images via AFP)

Solbakken mengatakan rotasi besar yang dilakukan bertujuan menjaga kondisi fisik para pemain inti menjelang babak gugur. Menurutnya, jeda pemulihan Norwegia menjadi yang paling singkat sepanjang turnamen sehingga keputusan tersebut harus diambil.

Ia memahami sebagian suporter kecewa karena tidak bisa menyaksikan Erling Haaland maupun Martin Odegaard bermain. Akan tetapi, Solbakken menegaskan target utama tim adalah melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.

"Sekarang fokus kami adalah memulihkan tenaga para pemain. Ingat, jeda sejak pertandingan terakhir adalah yang paling singkat sepanjang turnamen, sementara kami harus kembali bermain empat hari lagi," kata Solbakken.

"Satu-satunya alasan untuk tidak melakukan rotasi seperti ini adalah agar para pendukung di Norwegia maupun yang hadir di stadion bisa menyaksikan Erling dan Martin bermain. Namun, kalau begitu perjalanan kami di Piala Dunia tidak akan panjang, padahal itulah tujuan kami berada di sini, yaitu melangkah sejauh mungkin," pungkas Solbakken.


Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya