Jupiter: Musisi Amerika Salip-salipan, Indonesia Saling Merangkul

Keputusan Jupiter untuk berkarier di Tanah Air meskipun pernah tinggal di Amerika, tentunya menimbulkan berbagai macam dugaan.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Januari 2014, 17:30 WIB
Nama Jupiter sebagai rapper mantan pegulat, menambah daftar nama musisi Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri. Keputusan Jupiter untuk berkarier di Tanah Air tentunya sangat berani meskipun ia sebelumnya pernah tinggal di Amerika.

Akan tetapi, Jupiter ternyata memiliki alasannya sendiri perihal pilihannya untuk menapaki karier sebagai penyanyi hip hop Indonesia. Ia pun mengungkapkannya secara optimis terkait keputusannya itu.

"Kalau di Amerika, pasar musik itu ketat sekali. Semuanya saling salip menyalip. Berbeda dengan di Indonesia, di sini masih bisa saling merangkul," ungkap rapper kelahiran Jakarta ini saat mengunjungi Liputan6.com di SCTV Tower beberapa waktu lalu.

Menurut Jupiter, jika seorang penyanyi dari Indonesia mencoba menapaki karier di Amerika, maka sang penyanyi harus benar-benar serius dengan karyanya. Jika tidak, maka mereka tidak akan mendapat tempat di sana, tak peduli seberapa tenar sang penyanyi saat masih di Tanah Air.

Menjajaki kariernya sebagai penyanyi hip hop, tidak serta merta membuat Jupiter sekedar mengagumi penyanyi rap. Akan tetapi, ia masih terinspirasi oleh penyanyi senior yang ada di tanah air. Sebut saja Ebiet G. Ade, Bob Tutupoli, dan lain sebagainya. Sehingga, wawasan musiknya pun tergolong cukup luas bagi seorang musisi rap.

Memulai karirnya sejak 2011 silam, Jupiter sukses menelurkan tiga single paten dan sebuah mini album bertajuk 'Destiny'. Salah satu lagu yang menjadi andalannya dalam berkarier sebagai penyanyi adalah 'Let's Ride'.(Rul)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya