Saksikan Sinetron Istiqomah Cinta Episode Kamis 25 Juni Pukul 21.30 WIB di SCTV

Linda panik, Khansa masih hidup.

oleh Tim ShowbizDiterbitkan 25 Juni 2026, 20:07 WIB
Sinetron Istiqomah Cinta tayang di SCTV. (dok)

Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Istiqomah Cinta Episode Kamis 25 Juni mengisahkan, setelah mengetahui bahwa Khansa ternyata masih hidup dan bahkan sempat menghubungi Vionika, Linda langsung dilanda kepanikan besar. Ketakutannya semakin menjadi-jadi karena ia khawatir Khansa akan kembali bertemu dengan Fathan. Demi mencegah hal itu terjadi, Linda menyusun rencana licik. Ia memerintahkan Dody untuk mencari sebuah makam yang baru dikuburkan dan mengganti batu nisannya dengan nama Fathan Wiratama. Dody yang sama-sama ingin memisahkan Khansa dari Fathan menyetujui rencana tersebut tanpa banyak pertimbangan. Sementara itu, Vionika mendapat tugas untuk memastikan Fathan tetap berada dalam keterasingan di Sukabumi dan tidak mengetahui apa yang sedang terjadi.

Tak lama kemudian, Khansa tiba di rumah keluarga di Jakarta bersama Anggun. Kedatangannya langsung disambut oleh Vionika yang berpura-pura histeris dan berduka. Dengan pakaian serba hitam yang dikenakannya, Vionika mengabarkan bahwa jasad Fathan disebut telah ditemukan oleh nelayan. Kabar tersebut membuat Khansa terpukul. Namun penderitaannya tidak berhenti sampai di situ.

Saat memasuki rumah, Khansa justru dihujani tuduhan dan cacian dari Linda, Dody, Darto, serta Elva. Mereka menyalahkannya atas berbagai musibah yang terjadi, bahkan menudingnya sebagai penyebab kematian Fathan dan Monika. Anggun yang tidak terima melihat perlakuan itu segera membela Khansa dan meminta mereka menunjukkan bukti atas tuduhan yang dilontarkan.

Puncak kesedihan Khansa terjadi ketika ia dibawa ke area pemakaman. Di hadapannya berdiri sebuah nisan bertuliskan nama Fathan, lengkap dengan gundukan tanah merah yang masih tampak baru. Melihat makam yang diyakininya sebagai tempat peristirahatan terakhir sang suami, Khansa kehilangan seluruh kekuatannya. Ia menangis histeris, memeluk nisan tersebut sambil meratapi kepergian orang yang paling dicintainya, tanpa menyadari bahwa semua itu hanyalah bagian dari kebohongan besar yang dirancang untuk menipunya.

Di saat bersamaan, Fathan yang masih berusaha mencari keberadaan Khansa menghubungi Vionika menggunakan ponsel milik Udin. Ia meminta foto terbaru Khansa untuk membantu tim SAR melakukan pencarian. Namun Vionika kembali memainkan tipu dayanya. Ia berbohong dengan mengatakan bahwa panggilan tersebut berasal dari dokter rumah sakit yang sedang mengabarkan kondisi Linda. Kebohongan itu berhasil menutupi fakta bahwa Fathan sebenarnya masih hidup. Setelahnya, keluarga tersebut terus berupaya mengusir Khansa agar meninggalkan Jakarta dan menjauh dari semua kebenaran.

Lanjut Baca:

Sementara itu di Bandung, masalah lain tengah melanda Perusahaan Kopi Angkasa yang dikelola oleh Pasha, suami Nadira. Kondisi keuangan perusahaan memburuk hingga mengalami kerugian yang cukup besar. Melihat situasi tersebut, Pasha mengusulkan agar perusahaan dijual dan lahannya dialihkan menjadi kawasan resor mewah yang dianggap lebih menguntungkan. Namun Anggun menolak usulan tersebut dengan tegas. Baginya, perusahaan itu memiliki nilai sejarah dan tidak bisa diputuskan begitu saja tanpa persetujuan Rangga, putra sulung keluarga. Karena itulah, Pasha dan Nadira akhirnya menyusul Rangga ke pulau tempat pria itu memilih mengasingkan diri. Begitu mengetahui bahwa perusahaan peninggalan mendiang ayahnya hendak dijual, Rangga langsung tersulut emosi. Ia merasa warisan keluarga tersebut tidak boleh dikorbankan demi keuntungan sesaat. Dengan nada tegas dan penuh kemarahan, Rangga menolak mentah-mentah rencana Pasha, sehingga pertemuan mereka berubah menjadi awal dari konflik baru yang semakin memanas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya