Liputan6.com, Tegal: Kereta Api Eksekutif Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta anjlok di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, Selasa (8/6) sekitar pukul 02.30 WIB. Dua dari delapan gerbong kereta bernomor lokomotif CC 0338 terguling. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Enam gerbong yang berada di jalur telah diberangkatkan. Sementara dua rangkaian yang anjlok masih belum dipindahkan petugas PT Kereta Api Indonesia.
Menurut Kepala Stasiun Kota Tegal Sukairi, seluruh perjalanan kereta jurusan Jakarta-Semarang-Surabaya atau sebaliknya yang melintasi Tegal dialihkan ke jalur selatan sejak pukul 03.30 WIB. Pengalihan jalur diyakini akan membuat jadwal kereta terlambat selama 12 jam. Kejadian itu mengakibatkan Kereta Api Eksekutif Harina jurusan Jakarta-Semarang juga tertahan di Stasiun Tegal. Akhirnya seluruh penumpang diangkut ke Semarang menggunakan bus.
Baru-baru ini, kereta api pengangkut bahan bakar minyak bernomor lokomotif CC 20148 juga anjlok di emplasemen atau peron Stasiun Tegal. Kereta yang mengangkut 30 liter solar dalam tiap tangkinya itu akan memasuki Stasiun Tegal setelah mengambil BBM di Cilacap. Tiba-tiba dua gerbong terakhir dari rangkaian 13 gerbong, anjlok [baca: Kereta Api Pengangkut Solar Anjlok]. Dengan menggunakan peralatan berat, puluhan petugas PT KAI dibantu aparat Kepolisian Resor Tegal bisa mengangkat gerbong yang melintang di atas rel.(KEN/Budiharto)
Menurut Kepala Stasiun Kota Tegal Sukairi, seluruh perjalanan kereta jurusan Jakarta-Semarang-Surabaya atau sebaliknya yang melintasi Tegal dialihkan ke jalur selatan sejak pukul 03.30 WIB. Pengalihan jalur diyakini akan membuat jadwal kereta terlambat selama 12 jam. Kejadian itu mengakibatkan Kereta Api Eksekutif Harina jurusan Jakarta-Semarang juga tertahan di Stasiun Tegal. Akhirnya seluruh penumpang diangkut ke Semarang menggunakan bus.
Baru-baru ini, kereta api pengangkut bahan bakar minyak bernomor lokomotif CC 20148 juga anjlok di emplasemen atau peron Stasiun Tegal. Kereta yang mengangkut 30 liter solar dalam tiap tangkinya itu akan memasuki Stasiun Tegal setelah mengambil BBM di Cilacap. Tiba-tiba dua gerbong terakhir dari rangkaian 13 gerbong, anjlok [baca: Kereta Api Pengangkut Solar Anjlok]. Dengan menggunakan peralatan berat, puluhan petugas PT KAI dibantu aparat Kepolisian Resor Tegal bisa mengangkat gerbong yang melintang di atas rel.(KEN/Budiharto)